BERBAGI
Ilustrasi retakan, Altoff/pixabay.com

“Ada lima rumah yang mulai retak parah. Rumah saya terkena paling parah, runtuh semuanya, habis,”

Serat.id – Sejumlah rumah di Perumahan Bukit Manyaran Permai, Kelurahan Sadeng, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang mulai retak. Kondisi ini menyusul atas longsornya sebagian tanah di perumahan tersebut yang terjadi beberapa waktu lalu.

“Ada lima rumah yang mulai retak parah. Rumah saya terkena paling parah, runtuh semuanya, habis,” kata seorang warga perumahan Bukit Manyaran Permai, I Ketut Muwaba, Rabu 15 Juli 2020.

Baca juga : Satu Rumah Roboh, Dua Rusak Parah, Longsor di Perumahan Bukit Manyaran Permai

Seorang Warga Banjarnegara Meninggal Tertimbun Longsor

Banjir dan Longsor Hambat Perjalanan Kereta Api

Ketut mengatakan beberapa rumah yang mulai retak parah itu meliputi rumah milik Kevin Setya Wardana, Afandi, Rom Widigdo, Heri Hunawan Setiyadi, dan dia sendiri. Dia menjelaskan, beberapa rumah yang mengalami retak maupun runtuh berada di Blok U RT 1 RW 5, Perumahan Bukit Manyaran Permai, Kelurahan Sadeng, Kecamatan Gunungpati.

Sementara sebagian rumah yang mengalami longsor berada blok D Nomor 5 Perumahan Bukit Manyaran Permai. “Rumah saya di Blok T Nomor 5 sudah hilang,” kata Ketut, menambahkan.

Menurut Ketut, warga sudah membuat laporan serta pengajuan bantuan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang. Dia berharap, pemerintah segera menindaklanjuti laporan tersebut agar segera tertangani.

“Kemarin saya berbincang- bincang dengan pihak BPBD Kota Semarang terkait penanggulangan. Rencananya akan dibuatkan beronjong agar tidak terjadi longsor,” kata Ketut menjelaskan.

Kasi Rehabilitasi, Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kota Semarang, Soim mengatakan, pihak sudah mengecek lokasi, sedangkan bantuan baru diberikan bersifat sementara dan seperlunya. “Kami menindaklanjuti dengan penyerahan sembako untuk lima korban longsor tersebut,” kata Soim. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here