BERBAGI
Ilustrasi, pixabay.com

Website milik KPU disinyalir telah diretas hacker. Padahal situs itu dibuat untuk pencocokan dan penelitian daftar pemilih pada Pemilu 2020

Serat.id – Bawaslu Kota Semarang mengungkapkan situs www.lindungihakpilihmu.kpu.go.id milik Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI tak bisa diakses.

Website tersebut malah memunculkan gambar atau informasi lain yang disinyalir telah diretas hacker. 

“Hasil pengawasan yang telah dilakukan mulai pukul 09.00 sampai berita ini diturunkan laman website tidak dapat diakses,” jelas Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kota Semarang Nining Susanti, Rabu (15/7/2020). 

Baca juga : Pilkada Jateng di Tengah Pandemi, Ini Kata Bawaslu dan KPU

Pelita Semarang Berikan Karangan Bunga Untuk KPU Jateng

Ini Peran Relawan Demokrasi Bentukan KPU Kota Semarang

Ia mengatakan, sampai pukul 15.00 WIB Panwaslu Kecamatan masih ada yang belum bisa mengakses laman dari Gerakan Klik Serentak tersebut. 

“Beberapa daerah yang melakukan proses pendaftaran masih tidak bisa sampai sekarang,” jawabnya. 

Untuk itu, Bawaslu Kota Semarang menyanyangkan adanya kendala tersebut. Permasalahan tersebut akan membuat partisipasi pemilih yang ingin ikut serta dalam gerakan tersebut menjadi tidak maksimal. 

“Kami sudah melaporkan ke Bawaslu RI. Nantinya hasil pengawasan akan direkomendasikan kepada jajaran penyelenggara teknis Pilkada 2020,” ucapnya. 

Untuk diketahui, lindungihakpilihmu.kpu.go.id merupakan situs yang dibuat KPU RI sebagai pelaksana kegiatan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) untuk meningkatkan kualitas daftar pemilih pada Pemilu Serentak 2020.

Dari situs tersebut warga Indonesia bisa mengecek apakah namanya sudah masuk dalam daftar pemilih atau belum.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here