BERBAGI
Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama filenya adalah sumbangan-2.jpg

Seorang tunawisma ditemukan tergeletak di belakang halte bus, lapangan Polrestabes Semarang dalam keadaan sakit. Wanita berusia 50 tahun itu lalu dievakuasi ke rumah sakit

Serat.id – Seorang tunawisma ditemukan tergeletak di belakang halte bus lapangan Polrestabes Semarang. Tim Penjangkauan Dinas Sosial (TPD) Kota Semarang lalu mengevakuasi wanita yang diperkirakan berusia 50 tahun tersebut ke rumah sakit.

“Awalnya ada laporan dari anggota SPK Polrestabes Semarang, Didik Purwanto, melalui call centre 112. Dikabarkan ada wanita tunawisma tergeletak di sekitar lapangan Polrestabes Semarang,” kata Kunti Septijarini Inasanti, petugas TPD Kota Semarang, Kamis 16 Juli 2020.

Baca juga : Minim Perlindungan dan Miskin

Ini Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Kesejahteraan Anak

Dana Terhimpun Dompet Dhuafa Mencapai Rp 96 Miliar

Mendengar kabar tersebut, dia beserta Budi Nurcahyo dan anggota tim lainnya mendatangi lokasi. Wanita yang akrab disapa Ina itu mengatakan, tunawisma itu ditemukan dalam keadaan saki

Dia mengungkapkan, wanita itu bernama Dwi Sulistyowati, warga Soko Kidul RT 7 RW 2 Kebonagung, Kabupaten Demak. “Ibu itu punya Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan sudah mendapatkan perawatan,” terangnya.

Setelah diperiksa, kata dia, separuh lebih bagian telapak kakinya membusuk dan nyaris hancur.
“Setelah berkomunikasi dengan jajaran Dinsos, diputuskan dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Semarang Wongsonegoro,’’ katanya.

Dia mengatakan, dokter mendiagnosa ibu itu menderita penyakit diabetes melitus akut. ’’Wanita itu juga mengalami dehidrasi dan susah diajak komunikasi,” imbuhnya.

Kepala Dinas Sosial Kota Semarang, Muthahar mengapresiasi TPD yang tetap gigih bekerja di tengah pandemi Covid-19.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here