BERBAGI

Peran media penyiaran radio dan televisi aktif mengedukasi publik

Serat.id – Media penyiaran diminta ikut mensukseskan Pilkada serentak tahun 2020 yang rencananya akan diselenggarakan secara serentak pada tanggal 9 Desember mendatang.  Salah satu peran media penyiaran radio dan televisi aktif mengedukasi publik terkait pendidikan politik.

“Masa pandemi dengan segala pembatasan kegiatan maka optimalisasi siaran pilkada akan sangat membantu. Radio sekarang sudah harus mulai aktif melakukan siaran Pemilukada seperti pemberitaan, ILM, dan dialog,” kata Wakil Ketua KPID Provinsi Jawa Tengah, Asep Cuwantoro dalam dialog “Sosialisasi Siaran Pilkada Dimasa Pandemi” Rabu, 22 Juli 2020.

Baca juga : Puluhan Calon Anggota KPID Jateng Jalani Tes Tertulis

176 Kartunis dari 47 Negara Ikuti Pameran Kartun Literasi Media di Semarang

Asep juga mengingatkan agar media siaran tak mengambil langkah aman dengan tidak melakukan siaran Pilkada demi menghindari sanksi. “Selama tidak ada niatan untuk berpihak pada pasangan tertentu insyallah aman dari pelanggaran,” kata Asep menambahkan.

Ia menjamin selama media siaran tak memihak salah satu pasangan calon, maka besar kemungkinan tak dikenai sanksi.  

Komisioner KPU Kabupaten Pekalongan, Achyar Budi Pranoto menyatakan saat ini KPU sedang melakukan tahapan Coklit Pilkada. “Kami sudah mulai bekerja setelah sebelumnya terpending karena ada Covid-19” kata Achyar.

Meskipun ada hambatan pandemi, KPU akan berupaya maksimal melaksaksanakan semua tahapan sesuai acuan PKPU 5 dan 6 tahun 2020 demi suksesnya Pilkada.

Ketua Bawaslu Kabupaten Pekalongan, Ahmad Dzul Fahmi mengajak seluruh lapisan masyarakat beperanserta aktif dalam pengawasan Pilkada 2020. “Dalam regulasi pengawasan juga berlaku bagi seluruh masyarakat, maka saya mengajak masyarakat untuk mengawasi agar tercipta pesta demokrasi yang ideal, aman, dan sesuai harapan”  kata Fahmi. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here