BERBAGI
serat.id
Ilustrasi, pixabay.com

Mendiang Subur meninggalkan seorang istri yang sekarang tinggal di kampung halamanya Pati Jawa Tengah bersama empat orang anak mereka

Serat.id –  Subur Sugiarto alias Abu Mujahid, seorang narapidana yang terlibat kasus bom Bali II meninggal dunia saat menjalani masa hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Permisan, Pulau Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Ia meninggal saat di RSUD Cilacap pada Selasa, 21 Juli 2020 karena sakit Ginjal.

“Masuk Rumah Sakit Ahad siang, meninggalnya Selasa malam pukul 20.30. menurut istrinya sakit ginjal,” Kata Muhamad Sobri, adik kandung Subur di kediaman orang tuanya Kampung Rowosari RT 8 RW 1 Kelurahan Wonosari, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang. Kamis, 23 Juli 2020.

Baca juga : Densus Antiteror Tangkap Perempuan Terduga Teroris

Rais Syuriah PCINU Australia-Selandia Baru: Terorisme Problem Kemanusiaan

Terduga Teroris Kota Semarang Dikenal Jarang Bersosialisasi

Dia menjelaskan setelah mendapat kabar dari pihak Lapas jika Subur masuk Rumah Sakit, sang istri langsung menyusul ke Rumah Sakit tersebut.

“Masuk RSUD Ahad siang, terus habis  Azhar diberi kabar yang jaga Lapas kalau pak Subur sakit dan masuk Rumah Sakit,”  kata Sobri menjelaskan.

Jenazah Subur langsung dibawa pulang ke Semarang oleh pihak keluarga untuk dimakamkan di Plumbon Kidul, Ngaliyan, Kota Semarang keesokan harinya sekitar pukul 11.00 siang.

Mendiang Subur meninggalkan seorang istri yang sekarang tinggal di kampung halamanya Pati Jawa Tengah bersama empat orang anak mereka. “Anak pertama mondok di Semarang, anak kedua dan ketiga mondok Solo, dan yang terakhir di Yogyakarta. Sedangkan istrinya tinggal di Pati,” kata Sobri menjelaskan. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here