BERBAGI

Guru harus memastikan tidak ada siswa yang telantar selama proses pendidikan jarak jauh (PJJ) pada masa pandemi Covid-19

Serat.id – Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) di Kota Semarang diminta memastikan tidak ada siswa yang telantar dalam penerapan pendidikan jarak jauh (PPJ) selama masa pandemi Covid-19.

’’Jika PJJ tidak diperhatikan, peserta didik akan telantar Karena tidak adanya pengawasan dan pembinaan yang baik terhadap anak,’’ kata Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Semarang, Muhdi, saat workshop virtual bersama Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) Kota Semarang.

Baca juga : Ratusan Guru Tak Tetap Tuntut SK Penugasan

681 Guru Agama Islam Tak Miliki KTA Digital

Guru Agama Islam Semarang Setuju Proses Pembelajaran Jarak Jauh

Dia mengatakan, yang dikhawatirkan itu adalah karakter anak didik ke depannya. Meski demikian, dia tak memungkiri, praktik tersebut tidak mudah. Sebab, membutuhkan pemikiran dan kerja keras para guru agar dapat mentransfer ilmu sesuai kurikulum yang ada.

’’Ini sekaligus mengawasi dan menilai peserta didik. Sebab, guru Agama Islam memiliki peran strategis dalam mewujudkan siswa berkarakter,” terangnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Gunawan Saptogiri, meminta AGPAII Kota Semarang meningkatkan kompetensi dan profesioanalisme guru untuk meningkatan mutu pendidikan di Kota Semarang.
 
Sementara itu, Ketua DPD AGPAII Kota Semarang, Ahmad Fadlol, menyampaikan kepemilikan kartu tanda anggota (KTA) AGPAII digital meningkat dalam beberapa pekan terakhir.

’’Sebanyak 30.490 guru Agama Islam se-Indonesia sudah memiliki KTA. Di Jawa Tengah sebanyak 6.700 orang dan Kota Semarang ada 503 orang,” katanya.

Menurut dia, KTA digital digunakan untuk melaporkan tugas guru dalam melaksanakan PJJ melalui learning management system. Caranya, di-screenshot dan diunggah di sistem informasi guru agama (Siaga) sesuai Surat Edaran Dirjen Pendidikan Islam No 341 Tahun 2020 tentang Juknis Penyelanggaraan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) pada masa kebiasaan baru.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here