BERBAGI
virus corona

Dengan penerapan new normal harapannya masyarakat kembali beraktivitas dengan standar kebersihan yang lebih baik lagi. Selain itu, roda perekonomian kembali berjalan

Serat.id – Wakil Gubernur Jawa Tengah, KH Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) mengungkapkan, pandemi Covid-19 belum usai. Untuk itu, dia meminta masyarakat Jawa Tengah, terutama para santri agar tetap berhati-hati dan mematuhi protokol kesehatan.

“Santri dan masyarakat harus memastikan lingkungannya tetap bersih dan aman,” kata Gus Yasin dalam acara peringatan Hari Anak Nasional (HAN) di Panti Asuhan dan Pondok Pesantren Ar-Rodiyah, Kelurahan Sambiroto, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Jumat, 24 Juli 2020.

Baca juga : Perusahaan Media Harus Transparan Jika Pekerjanya Terinfeksi Covid-19

Pegawai PN Semarang Meninggal Terpapar Covid-19, Sidang Perdata Ditunda

Anggota Dewan Jateng Meninggal Karena Covid-19. Gedung DPRD ditutup

Putra almarhum KH Maimoen Zubair Sarang, Kabupaten Rembang ini mengatakan, pandemi Covid-19 berdampak hebat pada kehidupan masyarakat, termasuk di sektor ekonomi. “Kami ingin memastikan perekonomian tetap jalan, kesehatan juga terjamin,” kata Gus Yasin.

Dia mengatakan, pemerintah akan menerapkan new normal. Harapannya, masyarakat kembali beraktivitas dengan standar kebersihan yang lebih baik lagi serta roda perekonomian kembali berjalan.

Pimpinan Panti Asuhan dan Pondok Pesantren Ar Rodiyah, Ustadz Harianto menyatakan, mendukung arahan pemerintah demi menjaga kesehatan para santri agar terhindar dari Covid-19.

Ustadz Harianto mengungkapan, untuk memastikan gedung untuk acara peringatan anak itu bebas dari kuman, virus dan bakteri, sehari sebelumnya pihaknya melakukan pembersihan dan penyemprotan disinfektan.

“Namanya anak-anak, apalagi usia sekolah, mereka sangat aktif. Kalau hanya diingatkan agar menjalankam protokol kesehatan tentu sulit. Maka harus diberi teladan yang baik,” katanya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here