BERBAGI
telepon pintar
Telepon pintar, Foundry/pixabay.com

Memudahkan produk mereka dikenal  di dunia digital dan efektif pemasaran

Sera.id – Para pelaku usaha kecil menengah yang memproduksi bandeng presto di Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang diarahkan mempromosikan produknya secara online lewat media sosial. Langah itu untuk memudahkan produk mereka dikenal  di dunia digital dan efektif pemasaran.  

“Media sosial merupakan bagian dari informasi dan teknologi berbasis internet yang memiliki fungsi salah satunya untuk mempromosikan produk olahan makanan yang digunakan oleh pelaku usaha,” kata Titin Winarti, dari tim pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Semarang (USM), Selasa, 28 Juli 2020.

Baca juga : Menengok Produk Unggulan UMKM Semarang di UMKM Galeri

Mahasiswa KKN Undip Bantu UKM daftarkan P-IRT

Produk Asal Jateng Ini Jadi Primadona di Rumania dan Moldova

Tercatat tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang terdiri dari dosen Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi (FTIK) Universitas Semarang (USM) melatih Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) bandeng presto di Kelurahan Tambakrejo.

Menurut Titin pelatihan itu untuk meningkatkan kemampuan penggunaan media sosial dalam mempromosikan produk mereka. “Saat ini media sosial digunakan sebagai alat promosi karena memiliki respon secara langsung dengan penggunanya,” kata Titin menambahkan.

Bahkan saat ini  sudah mulai banyak bermunculan akun di media sosial yang digunakan untuk memasarkan produk olahan makanan secara lebih luas. Sedangkan masyarakat Kelurahan Tambakrejo kebanyakan berwirausaha, mulai dari usaha kecil, menengah sampai usaha besar.

Anggota tim PkM) Universitas Semarang lain, Aria Hendrawan, mengatakan penghasilan utama masyarakat Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Semarang Utara berjualan bandeng presto. Namun, kenyataannya pendapatan yang dihasilkan masih sangat kecil.

“Ini dikarenakan produk yang mereka hasilkan belum diketahui masyarakat luas,” kata Ari.

Hal itu menjadi alasan timnya melatih mereka  mempromosikan bandeng prestso lewat media sosial secara langsung. “Ini lah yang mendasari kami mengadakan pelatihan untuk meningkatan kemampuan pemanfaatan media sosial untuk produk mereka,” kata Ari menjelaskan. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here