BERBAGI
Mike siaran
Ilustrasi, pixabay.com

KPID Jateng meminta pengelola radio dan televisi menyiarkan program-program seputar pilkada untuk mendongkrak partisipasi pemilih.

SOLO – Radio dan televisi di Jawa Tengah diminta melakukan berbagai siaran yang dapat mendongkrak partisipasi pemilih pada pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak, 9 Desember 2020 mendatang.

Hal itu dikemukakan Wakil Ketua KPID Provinsi Jawa Tengah, Asep Cuwantoro, dalam talkshow yang disiarkan langsung Radio Metta FM Solo, Selasa (4/8).

Selama ini, kata Asep, persoalan partisipasi pemilih masih menjadi pekerjaan rumah dalam setiap penyelenggaraan pemilu atau pilkada.

“Untuk itu, KPID Jateng meminta kepada radio dan televisi di Jawa Tengah untuk menyiarkan program-program seputar pilkada,” tegasnya.

Baca juga : Pilkada Serentak 2020, Media Penyiaran diminta Aktif Edukasi Publik

Pilkada Serentak Jateng, Dua Sekda Ini Terbukti Melanggar

Pilkada Serentak Jateng, Dua Sekda Ini Terbukti Melanggar

Dia mengatakan, terlebih pada masa pandemi Covid-19 seperti sekarang, dilakukan berbagai pembatasan kegiatan. Hal tersebut akan menyulitkan penyelenggara pemilu untuk melakukan sosialisasi dan edukasi secara langsung kepada masyarakat.

Untuk itu, kata dia, radio sebagai pilar demokrasi harus berperan melakukan siaran-siaran yang dapat meningkatkan pertisipasi pemilih.

“Mulai hari ini harus diperbanyak program pemberitaan, dialog, features, dan program lainnya yang mengupas seputar pilkada dan pasangan calon,” tegas Asep.

Adapun KPID Provinsi Jawa Tengah menggandeng KPU dan Bawaslu selama dua pekan terakhir melakukan roadshow talkshow di radio dan televisi di 21 kabupaten/ kota di Jawa Tengah yang akan menyelenggarakan pilkada. 

Sementara narasumber dalam talkshow bertema “Literasi Elektoral di Masa New Normal” itu di antaranya Nurul Sutarti (Ketua KPU Kota Surakarta) dan Agus Sulistyo (Komisioner Bawaslu Kota Surakarta). (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here