BERBAGI
Ilustrasi, pixabay.com

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengungkapkan, penerapan sanksi bagi warga yang tidak menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah itu untuk memutus penularan covid-19.


Serat.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah akan mengeluarkan peraturan gubernur (Pergub) yang mengatur sanksi bagi warga, ASN, dan badan hukum yang tidak mengenakan masker.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengungkapkan, penerapan sanksi bagi warga yang tidak menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah itu untuk memutus penularan covid-19.

Leading sanksinya sudah ada, mulai dari teguran lisan. Kalau di perusahaan itu bisa sampai pembekuan sementara hingga pencabutan izin. Untuk denda kami belum buat khusus, maka kami minta coba di kabupaten yang sudah melakukannya di Banyumas. Kalau saya lebih baik bukan berapa dendanya, tapi bagaimana mengedukasi maka cara pendekatannya bagaimana kamu bertindak benar,” ujar Ganjar di Semarang, Kamis (13/08/20)

Baca juga : Imbas Pandemi Covid-19, Orang Tua Enggan Daftarkan Anak ke PAUD

Pesantren Diminta Beradaptasi Dengan Covid-19, Ini Penjelasan Wamenag

Perusahaan Media Harus Transparan Jika Pekerjanya Terinfeksi Covid-19


Menurut Gubernur, pemberian sanksi tersebut terdiri atas teguran bagi warga, pencabutan izin usaha bagi perusahaan, dan denda bagi ASN saat bekerja. Namun, untuk besaran denda yang akan diberikan kepada ASN hingga saat ini belum ditentukan. “Kami akan godok lagi untuk sanksi dendanya bagi ASN,” katanya.

Ia menambahkan, saat ini kabupaten yang sudah menerapkan sanksi denda bagi warga yang tidak mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah adalah Kabupaten Banyumas. Hal itu diterapkan melalui peraturan daerah (perda).

Ia berharap dengan diberlakukan sanksi itu meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan warga di Jawa Tengah di tengah pandemi. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here