BERBAGI
upacara
Upacara peringatan kemerdekaan RI Warga RW 1 Ringin Telu, Kelurahan Kalipancur, Kota Semarang, Kontributor 2/serat.id

Ada peristiwa penting sempat terukir di tempat tersebut

Serat.id – Warga RW 1 Ringin Telu, Kelurahan Kalipancur mempunyai cara tersendiri memperingati hari kemerdekaan Indonesia ke-75 tahun. Mereka menggelar upacara di sungai bersejarah tempat persembunyian Presiden Soeharto saat bertempur melawan pasukan Belanda.

“Kita memilih tempat tersebut untuk mengenang sejarah,” kata ketua RW 1 Ringin Telu, Suharno saat ditemui di lokasi, Senin 17 Agustus 2020.

Baca juga : Sambut HUT RI, PT Kawisata Gelar Promo

Hari Kemerdekaan, Karayawan BRT Semarang Kenakan Kostum Perjuangan

Diskriminasi Mahasiswa Papua Dalam Suasana Perayaan Kemerdekaan RI

Sungai tersebut terdapat sebuah tugu yang dibuat untuk mengenang perjuangan mantan Presiden Soeharto yang diberi nama Tugu Soeharto. Tugu tersebut dibangun pada tahun 1965 pada Jumat Legi.

“Warga sekitar percaya ada hal mistis di Tugu Soeharto,” kata Suharto menambahkan.

Pemerhati sejarah Kota Semarang, Jongkie Tio mengatakan, Tugu Soeharto dibangun bukan tanpa sebab, karena ada peristiwa penting sempat terukir di tempat tersebut. Jongkie menyebut nama Tugu Soeharto bermula saat Presiden RI kedua Soeharto yang kala itu berpangkat mayor bertugas di Semarang dalam perang melawan Belanda.

“Soeharto lari ke arah selatan kota yang saat itu masih berupa hutan, ia melompat ke sungai yang merupakan pertemuan dua arus, dan kemudian menancapkan tongkat dan berendam di sana,” kata Jongkie.

Saat itu Soeharto melakukan kungkum atau berendam di dalam sungai yang merupakan pertemuan antara Kali Kreo dan Kali Ungaran.

“Di titik itu kemudian dibangun monumen yang bernama Tugu Soeharto dan masyarakat yang percaya pada aliran kejawen Soeharto, ikut melanjutkan tradisi kungkum tersebut,” kata Jongkie menjelaskan.

Tugu Soeharto memang populer dikaitkan dengan ritual kungkum di sungai saat malam menjelang tanggal 1 Muharram atau 1 Suro. Ritual ini mengacu pada apa yang pernah dilakukan mantan Presiden Soeharto pada saat ia masih berdinas militer di Jawa Tengah.

“Biasanya warga sekitar ketika malam 1 Sura pada buka parkir, termasuk halaman rumah saya ini,” katanya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here