BERBAGI
Kosmetik
Ilustrasi,Engin_Akyurt /pixabay.com

Menyarankan agar masyarakat menggunaan kosmetik berbahan alam. Menurut Firscta, ada banyak bahan-bahan alam menjadi alternatif penggunaan kosmetik

Serat.id – Dosen program studi Farmasi Stikes Telogorejo Semarang, Firstca Aulia Rachma  mengatakan penggunaan kosmetik yang mengandung zat kimia dapat membahayakan kesehatan pengguna. Ia menyebutkan ciri-ciri kosmetik berbahan zat kimia dapat dilihat dari warnanya. “Warna produknya mencolok atau tidak,” kata Firstca, Senin 23 Agustus 2020.

Firstca juga menyebut penggunaan kosmetik berbahan zat kimia dapat menimbulkan iritasi di kulit seperti kemerahan, panas, gatal dan gejala lain.

“Kalau bicara mengenai putihnya? Apakah putihnya cerah atau putih pucat?Atau di kulit malah keluar banyak bintik hitam?,” kata Firstca menambahkan

Baca juga : Charles Saerang : Minum jamu itu kebiasaan, bukan karena ada corona

Antara Tudingan Propaganda dan Bantahan Legitimasi Hukum

Anak-anak Menginap di Rumah Singgah Semarang Selagi Menunggu Pengobatan

Firstca menyarankan agar masyarakat menggunaan kosmetik berbahan alam. Menurut Firscta, ada banyak bahan-bahan alam menjadi alternatif penggunaan kosmetik, seperti rimpang kunyit yang dapat digunakan untuk lulur, termasuk beras yang ditumbuk bisa diigunakan bedak dingin.

“Selain itu, buah bengkoang yang berfungsi memutihkan dan sebagai anti penuaan,” kata Firstca menjelaskan.

Ia menyebutkan lidah buaya, tomat, bunga kenanga dan sejumlah tumbuhan dari bahan alam lainnya yang dapat manfaatkan. “Bahan alam tersebut selain terjangkau juga menyehatkan serta juga mudah dapatkan,” katanya.

Kepala Program Studi S1 Farmasi Stikes Telogorejo Semarang, Tunik Saptawati mengatakan, zaman dulu kosmetik digunakan untuk melindungi diri dari cuaca panas, dingin serta gigitan nyamuk.

“Seiring dengan perkembangan waktu, saat ini kosmetik digunakan untuk perawatan diri, berhias serta mencegah penuaan,” kata Tunik.

Kini kosmetik banyak diperjualbelikan secara langsung maupun secara online. Namun ia mengimbau masyarakat agar waspada terkait banyaknya ragam kosmetik yang ada harus . “Jangan hanya ingin cantik instan,” kata Tunik menambahkan.

Menurut Tunik, banyak sekali ditemukan zat-zat berbahaya dalam kosmetik berhaban kimia, seperti merkuri yang banyak dicampurkan untuk krim pemutih. Termasuk zat sotretinoin dan hidrokuinon yang dapat menyebabkan iritasi sampai menyebabkan kanker. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here