BERBAGI
Peserta tes CPNS bergerombol di kawasan Udinus, Jl Nakula II, Semarang, Sabtu 12 September 2020.

Meski ratusan peserta ujian seleksi CPNS itu memakai masker maupun faceshield, tapi sebagian di antaranya tampak tidak menjaga jarak.

Serat.id – Ratusan peserta ujian seleksi tahap II calon pegawai negeri sipil (CPNS) memenuhi kawasan Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang di tengah pandemi Covid-19.

Meski ratusan orang itu memakai masker maupun faceshield, tapi sebagian di antaranya tampak tidak menjaga jarak.

Sambil menunggu giliaran mengikuti tes, mereka duduk berjajar di pinggir Jalan Nakula II. Adapun lainnya berkelompok. Beberapa di antaranya duduk berkelompok di depan pos dan gerbang masuk Kampus Udinus.

Selain itu, beberapa orang di antaranya juga bergerombol saat membeli jajan di pedagang kaki lima (PKL), warung maupun toko di sekitar kampus.

Salah satu peserta, Andi Rais (25) mengatakan, kedatangannya untuk mengikuti tes tahap kedua seleksi kompetensi bidang (SKB).

Dia menyatakan, dirinya sudah menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker rangkap dua.

“Saya mengikuti tes CPNS untuk penempatan di Pemerintah Kabupaten Batang,” kata Andi yang datang bersama beberapa teman itu, Sabtu, 12 September 2020.

Baca juga : Warung Legendaris di Kota Semarang ini Menjadi Klaster Baru Covid-19

Festival Kota Lama Rawan Jadi Klaster Baru Covid-19

Pemkot Semarang diminta Klarifikasi Data Covid-19 ke Pusat

Warga asal Kecamatan Patean, Kabupaten Kendal ini mengatakan, berangkat dari rumah sejak pagi sekitar pukul 08.00.

Pria yang mengambil formasi CPNS analis kesejahteraan keluarga ini berharap lolos dan mendapatkan nilai terbaik.

“Ini tahapan terakhir. Saya berharap lolos seleksi dan mendapatkan rangking satu,” imbuh alumnus Jurusan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Unnes 2019 itu.

Hal senada diungkapkan peserta lainnya, Ayu Indira (27) dan Adi Wibowo (28). Mereka mengatakan, sebelumnya mengikuti seleksi kompetensi dasar (SKD) pada pertengahan Februari 2020 lalu.

“Kini saya mengikuti tes seleksi kompetensi bidang,” kata Ayu, warga asal Kabupaten Batang itu.

Direktur Dinustek, Muhammad Sidiq mengatakan, CPNS tahap kedua ini digelar selama sepekan mulai Sabtu-Jumat, 12-18 September 2020.

“Sebenarnya setelah pelaksanaan SKD selesai, langsung dilaksanakan SKB yang sudah disepakati tujuh kabupaten / kota. Namun, karena ada Covid-19, akhirnya dihentikan dulu,” katanya.

Kemudian, kata Sidiq, ada surat dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN) yang menyatakan pelaksanaan SKB dapat digelar lagi mulai 1 September 2020.

Akhirnya, pemangku wilayah di tujuh kabupaten / kota mengadakan rapat di Pekalongan bersama BKN.

“Kemudian disepakati jadwal pelaksanaan. Setelah itu kami menyusun standar operasional prosedural (SOP) pelaksanaan itu,” katanya.

Dia menjelaksan, salah satu penjelasan dalam SOP itu adalah setiap sesi kegiatan jumlah peserta tidak lebih dari 200 orang dari semula 500 orang.

Kemudian, dari semula dijadwalkan sehari digelar empat sesi, karena pandemi hanya diisi tiga sesi. 

“Karena menerapkan protokol kesehatan sehingga membutuhkan waktu lebih lama,’’ katanya.  

Adapun SOP yang harus ditaati, kata dia, di antaranya mengatur jarak antarpeserta, melakukan pengecekan suhu tubuh. ”Kemudian, mencuci tangan dengan hand sanitizer, mengenakan masker, dan melakukan penyemprotan disinfektan di ruang yang digunakan untuk tes,” terangnya.

Sidiq mengatakan, pihak Udinus juga telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, seperti Satgas Covid-19 Kota Semarang, BPBD, Dishub, dan Satpol PP Kota Semarang.

“Kami pastikan semua prosedur dalam protokol kesehatan kami jalankan dengan baik,” ujarnya.

Dia menerangkan, peserta tes CPNS tahap kedua di Udinus ini sebanyak 4.945 orang. Mereka berasal dari tujuh kabupaten/kota di Jawa Tengah, yakni Kota Pekalongan, Kabupaten Batang, Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Wonosobo, Brebes dan Kota Semarang.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here