BERBAGI
Ilustrasi, pixabay.com

Sedangkan 22 jemaat lainya ikut tertular usai mengadakan acara pertemuan di gereja tersebut.

Serat.id – Tercatat dua pendeta di Kabupaten Pati meninggal akibat penularan Covid-19 dari klaster penularan Covid-19 dua buah gereja setempat. Sedangkan 22 jemaat lainya ikut tertular usai mengadakan acara pertemuan di gereja tersebut.

“Saat ini terdapat dua gereja yang merupakan jadi klaster baru di Kabupaten Pati,” kata Bupati Pati Haryanto, saat dihubungi lewat sambungan telepon, Jumat, 25 September 2020.

Baca juga : Pegawai PN Semarang Meninggal Terpapar Covid-19, Sidang Perdata Ditunda

Anggota Dewan Jateng Meninggal Karena Covid-19. Gedung DPRD ditutup

IDI Jateng Desak Pemerintah Transparan Data Dokter Meninggal Akibat Covid-19

Haryanto menerangkan sudah ada dua korban yang meninggal. “Semuanya adalah pendeta akibat positif Covid-19,” kata Haryanto menambahkan.

Menurut Haryanto, penularan terjadi saat dua gereja sedang mengadakan acara yang dihadiri masing-masing 15 jemaat. Dari 30 jemaat yang berkontak fisik dengan pendeta, 20 orang di antaranya diketahui positif Covid-19.

“Awalnya diketahui dua pendeta tadi lebih dulu positif Covid-19. Selang dua hari, kemudian jemaat yang melakukan kontak diperiksa dan 20 dinyatakan positif Covid-19, “kata Haryanto menjelaskan.

Saat ini beberpa jemaat yang positif Covid-19 diisolasi di Hotel Kencana, sedangkan jemaat lain mengisolasi mandiri di rumah dan rumah sakit. Tercatat yang dirawat di rumah sakit para keluarga dari dua pendeta  yang meninggal.

Meski tak menyebutkan nama dan lokasinya, Haryanto memastikan dua gereja yang menjadi klaster tersebut sudah ditutup Pemerintah Kabupaten Pati. Selain itu juga disterilisasi dalam jangka waktu yang belum ditentukan.

Haryanto mengaku telah berkomunikasi dengan pihak gereja dan sepakat melakukan kegiatan keagamaan secara virtual untuk mengantisipasi penularan. “teman-teman dari gereja sepakat melakukan kegiatan keagamaan secara virtual,” katanya. (*)  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here