BERBAGI
Ilustrasi, pixabay.com

Pementasan yang digelar Wakil Ketua DPRD itu sebagai sikap pejabat yang tak sensitif

Serat.id – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tegal, Wasmad Edi Susilo diperiksa kepolisian terkait pementasan dangdut yang diselenggarakan pada Rabu 23 September 2020 malam. Edi diperiksa untuk memberikan keterangan terkait pementasan yang mengundang ribuan warga tersebut.

“Iya benar, Pak Wasmad kami periksa,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polisi Daerah Jawa Tengah, Kombes Wihastono Yoga, saat dikonfirmasi, Jumat 25 September 2020.

Baca juga : Temuan Positif Covid-19 Melonjak, Jateng Intruksikan Tutup Pasar dan Mall

Festival Kota Lama Rawan Jadi Klaster Baru, Ini Kata Hendi

Demi Melihat Hiu, Pungunjung Mal Tentrem Abaikan Protokol Kesehatan

Pemeriksaan tersebut tidak dilakukan di Mapolda Jateng, namun di kantor Polres Kota Tegal. “Iya pemeriksaan dilakukan di Kota Tegal. Kita lengkapi dulu pemenuhan alat bukti dan pemberkasan,” kata Yoga menambahkan.

Pementasan saat pandemi yang rawan menimbulkan penularan Covid-19 itu membuat Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, langsung menelepon Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono. “Saya telepon, katanya minta maaf datangnya pagi saya tak tahu,” kata Ganjar Pranowo, menirukan alasan Dedy saat ia telepon.

Ganjar menilai pementasan yang dilakukan wakil ketua DPRD itu sebagai sikap yang tak sensitif. “Bagaimana disebut sebagai pejabat, ” kata Ganjar singkat. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here