BERBAGI
Ilustrasi, pixabay.com

Tercatat ada 66 warga yang disanksi melakukan bersih makam pahalwan dan wajib rapid test, dari jumlah tersebut tiga diantaranya reaktif Covid-19.

Serat.id – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang memberikan sanksi sosial bagi pelanggar protokol kesehatan dengan menyapu Taman Makam Pahlawan (TMP) Giri Tunggal. Tercatat ada 66 warga yang disanksi melakukan bersih makam pahalwan dan wajib rapid test, dari jumlah tersebut tiga diantaranya reaktif Covid-19.

“Operasi kali ini, kami menjaring sebanyak 66 warga yang kedapatan tak pakai masker. Kami hukum menyapu TMP biar mereka jera,” Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto Senin, 28 September 2020.

Baca juga : Lomba Lari Liar di Semarang Abaikan Protokol Kesehatan

Bawaslu Sebut Partai Pengusung Paslon Pilkada Tak Patuh Protokol Kesehatan

Buruh Semarang Sosialisasikan Protokol Kesehatan di Kawasan Industri

Menurut Fajar, usai dihukum menyapu kuburan, seluruh warga yang melanggar dilakukan pendataan dan wajib mengikuti rapid test. “Kami data mereka. Setelah itu wajib ikut rapid test. Ada tiga orang yang reaktif dan langsung di kirim ke rumah dinas wali kota Semarang untuk jalani swab test,” kata Fajar menjelaskan.

Jika hasil uji spesimen dinyatakan positif, tiga orang tersebut wajib menjalani isolasi selama 14 hari di rumah dinas wali kota Semarang. Tapi jika hasil swab test mereka negatif diperbolehkan pulang. Fajar memastikan kegiatan operasi yustisi tersebut terus digencarkan hingga Semarang menjadi zona hijau.

Tak hanya di taman makam pahlawan, dia menyebut ada 16 Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Kota Semarang sebagai lokasi hukuman bagi para pelanggar. “Kami maksimalkan target Desember harus zona hijau. Maka hari ini dan seterusnya kami berikan sanksi sosial menyapu kuburan dan membersihkan sungai,” kata Fajar menegaskan.

Razia gabungan menekan angka penularan Covid-19 itu terdiri dari Satpol PP Kota Semarang, Tentara Nasional Indonesia, Polisi, Dinas Kesehatan Kota Semarang, dan Satpol PP Provinsi Jawa Tengah. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here