BERBAGI
Ilustrasi, pixabay.com

KPU Kota Semarang mencermati kembali data invalid dan mencoret daftar pemilih yang teridentifikasi ganda

Serat.id – Sebanyak 1.181 pemilih ganda ditemukan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang. Pemilih ganda tersebut terdaftar di Daftar Pemilih Sementara (DPS) antar Kecamatan se-Kota Semarang dalam Pilkada 2020.

“Temuan tersebut merupakan hasil pencermatan Bawaslu terhadap DPS (A.1 KWK) yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang,” Kata Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kota Semarang, Nining Susanti, Jumat, 2 Oktober 2020.

Baca juga : Ribuan Pemilih di Kabupaten Rembang Tak Penuhi Syarat

Bawaslu Ungkap Potensi Sengketa Pilkada

Pademi Covid-19, Muhammadiyah Jateng Usulkan Pilkada ditunda

Menurut Nining, daftar pemilih ganda juga ditemukan dalam satu kecamatan sebanyak 715 pemilih. Pemilih Tidak Memenuhi Syarat (TMS) sebanyak 1.364, sedangkan pemilih Memenuhi Syarat (MS) tapi belum masuk DPS sebanyak 561.

“Data invalid umur kurang dari 17 tahun ada 48 pemilih, dan data invalid umur lebih dari 95 tahun ada 299 pemilih,” kata Nining menjelaskan.

Nining menyarankan kepada KPU Kota Semarang mencermati kembali data invalid dan mencoret daftar pemilih yang teridentifikasi ganda.

“Tindak lanjut terkait data-data diatas sudah diberikan saran perbaikan secara tertulis kepada KPU beserta jajarannya di tingkat kecamatan pada tanggal 28 September 2020 lalu,” katanya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here