BERBAGI
Ilustrasi, pixabay.com

“Pengeboran tersebut memang tidak berizin, pemrakarsanya adalah pengusaha Alfamart,”

Serat.id –  Dinas energi dan sumber daya mineral Provinsi Jawa Tengah membenarkan ada aktivitas pengeboran di lokasi tak jauh dari kawasan api abadi Mrapen, Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan. Kemungkinan aktivitas pengeboran itu mengakibatkan padamnya api abadi  Mrapen yang terjadi sejak pada 25 September lalu.

“Pengeboran tersebut memang tidak berizin, pemrakarsanya adalah pengusaha Alfamart,” kata Kepala Dinas ESDM Jawa Tengah, Sujarwanto, saat dihubungi Serat.id pada Selasa, 6 Oktober 2020.

Berita terkait : Api Abadi Mrapen Padam, Ini Kemungkinan Penyebabnya

Menurut Sujarwanto, setiap akan melakukan pengeboran harus ada izin. Termasuk pengeboran air tanah yang harus dilengkapi Surat Ijin Perusahaan (SIP).

“Yang bisa melakukan pengeboran juga harus usaha  pengeboran yang mempunyai Surat Izin Perusahaan Pengeboran Air Tanah (SIPPAT),” kata  Sujarwanto menegaskan.

Menurut Sujarwanto, pelaku pengeboran sudah ditangani oleh Polisi Resort (Polres) Grobogan.

Kepala Seksi Energi Dinas ESDM Wilayah Kendeng Selatan, Sinung Sugeng Arianto mengaku  menerima keluhan warga sekitar yang mengalami pusing dan mual, akibat aroma semburan air disertai gas selama aktivitas pengeboran air tanah.

“Kemarin kami mendapat laporan, satu penghuni rumah yang paling dekat dengan sumber gas itu mengeluhkan pusing dan mual,” ujar Sinung.

Menurut sinung, bau gas tersebut semakin mengganggu saat pagi, karena angin cenderung tenang. “Gas itu kan bentuknya seperti fatamorgana, kalau pagi hari karena angin cenderung tenang jadi baunya berkumpul. Tapi kalau sudah siang, angin sudah kencang dan baunya tidak terlalu,” kata Sinung menjelaskan.

Menurut dia, perusahaan yang mengebor air tanah tersebut telah melanggar sejumlah peraturan, dan sudah mendapat peringatan agar tidak mengebor di area tersebut. Selain itu, semburan air dan gas berpotensi menimbulkan kebakaran.

“Kena api sedikit saja bisa kebakaran itu,” katanya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here