BERBAGI
serat.id
Ilustrasi, pixabay.com

Bersentuhan dengan orang tanpa gejala (OTG) terlebih bagi usia yang lebih tua akan berdampak

Serat.id – Salah satu anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang berinisial 50 tahun, dinyatakan meninggal karena terpapar Covid-19. Anggota Satpol PP itu meninggal pada Kamis, 8 Oktober 2020, setelah mengalami demam.

“Dua hari setelah yustisi masker di daerah Semarang barat, anggota kami tersebut demam. Lalu dibawa ke Rumah Sakit dan di vonis positif Covid-19,” kata Fajar Purwoto Kepala Satpol PP Kota Semarang membenarkan anggotanya meninggal karena terpapar Covid-19, Senin, 12 Oktober 2020.

Baca juga : Anggota Dewan Jateng Meninggal Karena Covid-19. Gedung DPRD ditutup

IDI Jateng Desak Pemerintah Transparan Data Dokter Meninggal Akibat Covid-19

Lagi, Seorang Perawat di RSUP Kariadi Positiv Covid-19 Meninggal

Menurut Fajar anggotanya tersebut setelah dirawat selama enam hari, kemudian dinyatakan meninggal dunia, sedangkan jenasah dimakamkan dengan prosedur penanganan Covid-19. Dengan kejadian itu Fajar mengimbau anggota satpol PP di Kota Semarang tetap menjalankan protokol kesehatan untuk menghindari penularan.    

“Saya sudah imbau kepada anggota supaya tidak salaman atau merangkul, karena kita tidak tahu apakah masyarakat ada yang Orang Tanpa Gejala ( OTG) apa tidak,” kata Fajar menjelaskan.

Ia menyebut bersentuhan dengan orang tanpa gejala (OTG) terlebih bagi usia yang lebih tua, akan berdampak seperti yang dialamai anggotanya.

Sedangkan kgiatan yustisi kedepa akan diperketat penggunaan masker masker yang dirujuk dari Dinas Kesehatan. Sedangkan masyarakat diharapkan agar terus mentaati protokol kesehatan dan bisa menjaga diri sendiri. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here