BERBAGI
Positif Covid-19
Ilustrasi, pixabay.com

Sedang dikarantina di Rumah Dinas Wali Kota Semarang dengan kondisi klinis yang baik.

Serat.id – Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Moch Abdul Hakam, sebut ada 11 demonstran dari massa aksi menolak Omnibus Law di depan kantor DPRD Jawa Tengah pada 7 Oktober 2020, terpapar Covid-19. Demonstran yang positif itu merupakan buruh dari dua perusahaan di Semarang.

“Ada 10 demonstran yang positif Covid-19. Setelah ditelusuri ada satu orang lainnya yang terpapar. Jadi klaster demo berjumlah 11 orang,” kata Hakam, Jumat, 16 Oktober 2020 kemarin.

Baca juga : ASN Pemprov Jateng Positif Covid-19 Bekerja di Pelayan Publik

Temuan Positif Covid-19 Melonjak, Jateng Intruksikan Tutup Pasar dan Mall

Belasan Peserta Ijtima Ulama Asal Wonosobo Positif Covid-19

Temuan diketahui saat perusahaannya aktif mengadakan rapid tes kepada para buruh yang ikut demonstrasi itu. “Mereka diketahui reaktif lalu dilakukan swab ketahuan positif,” kata Hakam menambahkan.

Menurut dia  saat ini para demonstran itu sedang dikarantina di Rumah Dinas Wali Kota Semarang dengan kondisi klinis yang baik. Para buruh yang positif itu diketahui orang tanpa gejala (OTG). Denggan temuan itu Hakam mengimbau para demonstran dari kalangan buruh, mahasiwa atau masyarakat lainnya segera memeriksakan diri jika merasa sakit.

“Bagi teman buruh, mahasiswa atau siapa pun yang merasa sakit atau tidak enak badan setelah ikut unjuk rasa tolong periksakan diri,” kata Hakam menegaskan. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here