BERBAGI
serat.id
Ilustrasi, pixabay.com

Para pengungsi mendapat layanan pengobatan gratis dan penyuluhan kesehatan

Serat.id – Lembaga kemanusiaan mulai siapkan pos bantuan sebagai respon status gunung merapi yang ditetapkan pada level siaga. Tercatat lembaga Dompet Dhuafa menerjunkan relawan yang terdiri dai Disaster Management Center (DMC) serta relawan Dompet Dhuafa (DD) Yogyakarta dengan melakukan respon kedaruratan.

“Kami bersinergi dengan BPBD setempat, proses mitigasi bencana difokuskan terlebih dahulu untuk warga rentan,” kata . koordinator aksi respon Dompet Dhuafa Yogyakarta, Imam Hidayat, Selasa 10 November 2020.

Baca juga : Status Siaga Merapi, BPBD Utamakan Evakuasi Warga Rentan

Siaga Merapi, BPBD Sediakan Konsep Desa Paseduluran

Antisipasi Banjir, BPBD Pasang Alat EWS

Imam mengatakan lembaganya mendirikan pos Hangat sebagai respon yang didirikan sejak Sabtu, 7 November 2020. Pos itu juga berfungsi sebagai tempat pantauan langsung terhadap kondisi Gunung. “Pos Hangat tersebar di lima titik meliputi Desa Glagahrejo; Cangkringan, Banyurejo; Tempel, Desa Tamanagung; Muntilan, dan Deyangan; Mertoyudan yang kesemuanya juga digunakan sebagai pusat informasi,” ujar Imam menambahkan.

Tercatat bantuan yang diberikan kepada pengungsi di antaranya hygine kit, pakaian layak pakai, makanan dan obat-obatan.  Selain itu kegiatan respon yang dilakukan juga berupa Aksi Layanan Sehat (ALS) oleh tim kesehatan.

“Melalui kegiatan tersebut para pengungsi mendapatkan layanan pengobatan gratis dan penyuluhan kesehatan,” kata Imam menjelaskan.

Pimpinan Dompet dhuafa Yogyakarta Bambang Edi Prasetyo menyatakan lembaganya menerjunkan 30 personel tim respon yang terdiri dari tim rescue, tim medis dan tim logistik. “Sedangkan keperluan rescue kami menyiapkan satu kendaraan taktis Unimog dan satu unit mobil rescue, sedangkan tim medis dilengkapi dengan dua unit ambulan,” kata Bambang.

Tercatat tim menggelar penyuluhan kesehatan kepada ibu menyusui di Posko pengungsian Glagaharjo yang masuk salah satu wilayah dalam KRB III dan II Gunung Merapi. Di kawasan itu terdapat jumlah penduduk terdampak sebanyak 1.098 jiwa (KRB III) & 303 jiwa (KRB II), kelompok rentan sebanyak 408 jiwa (KRB III) & 96 jiwa (KRB II). (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here