BERBAGI
Ilustrasi, pixabay.com

Korban meninggal akibat Covid-19 di Kota Semarang mencapai 708 orang

Serat.id – Kelurahan Krapyak, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang per hari Rabu, 11 November 2020 ini ditutup sementara. Kebijakan itu dilakukan karena satu pegawai kelurahan tersebut meninggal karena Covid-19.

“Ada satu perangkat yang meninggal. Jadi langsung kita tutup,” kata Camat Semarang Barat, Heroe Soekendar, Rabu, 11 November 2020.

Baca juga : Anggota Satpol PP Semarang Meninggal Terpapar Covid-19

Pegawai PN Semarang Meninggal Terpapar Covid-19, Sidang Perdata Ditunda

Anggota Dewan Jateng Meninggal Karena Covid-19. Gedung DPRD ditutup

Menurut Heroe pelayanan Kelurahan dipindahkan ke kecamatan hingga proses sterilisasi di Kelurahan Krapyak dinyatakan aman. Sedangkan saat ini ada tujuh perangkat desa, termasuk lurah setempat yang ditest swab di Puskesmas Manyaran.

“Ada tujuh orang yang hari ini ditest swab, termasuk lurahnya,” kata Heroe menambahkan.

Menurutnya kepada masyarakat yang mempunyai kepentingan bisa langsung ke kecamatan.

Heroe menjelaskan sebelumnya pegawai Kelurahan yang meninggal karena Covid-19 itu sempat menjalani perawatan selama satu hari di RSUP Kariadi Kota Semarang. Yang bersangkutan juga mempunyai penyakit bawaan, yaitu hipertensi.

Meninggalnya warga akibat Covid-19 itu menambah korban data kematian akibat Covid-19 di Kota Semarang mencapai 708 orang. Sedangkan terkonfirmasi sebanyak 11.257 kasus, dirawat 442 orang, yang sembuh sebanyak 7.504 orang. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here