BERBAGI
logo KPU/wikipedia.org

Jika salah satu calon tidak dapat mengikuti karena alasan sakit, tahapan penajaman visi misi tetap bisa diwakilkan oleh calon Wakil Wali Kota.

Serat.id – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang, Henry Cassandra Gultom mengatakan penajaman visi misi atau debat kandidat pasangan calon kepala daerah tahun 2020 berlangsung dalam dua tahapan. Rencananya akan digelar pada 18 November dan 2 Desember 2020.11.13

Gultom mengatakan ini belum mendapatkan kepastian keikutsertaan calon petahana Hendrar Prihadi menyusul kabar kesembuhannya usai dirawat di rumah sakit selama 10 hari karena Covid-19.

“Informasi Pak Hendi sampai sejauh ini belum ada konfirmasi baik ikut ataupun tidak ikut (penajaman visi misi),” kata Gultom, Kamis, 12 November 2020 kemarin.

Baca juga : Calon Tunggal Wali Kota Semarang Positif Covid-19, KPU : Tahapan Pillwakot Tetap Jalan

Hendi-Ita dipastikan Calon Tunggal, Pengamat : Krisis Kaderisasi Partai

Daftar ke KPU, Pasangan Bakal Calon Hendi – Ita dipastikan Tak Punya Pesaing

Gultom memastikan jika salah satu calon tidak dapat mengikuti karena alasan sakit, tahapan penajaman visi misi tetap bisa diwakilkan oleh calon Wakil Wali Kota. ” Tentunya dengan menyertakan bukti surat keterangan untuk tidak bisa mengikuti dengan alasan sakit. Tapi kalau bisa ikut ya sesuai mekanisme awal,” ujar Gultom menambahkan.

Ia memastikan agenda penajaman visi misi itu dilaksanakan dengan pembatasan maksimal 50 orang dengan protokol kesehatan ketat sesuai PKPU nomor 13 tahun 2020, dengan ketentuan yang diperbolehkan masuk hanya anggota KPU, dua anggota Bawaslu, pasangan calon, dan beberapa perwakilan tim pemenangan, termasuk tim panelis.

Penajaman visi misi paslon itu bisa disaksikan oleh masyarakat secara virtual melalui media sosial KPU dan televisi yang menjadi mitra penyiaran. “Mekanismenya, paslon tunggal dipersilakan memaparkan visi misi di hadapan para panelis yang telah ditunjuk oleh KPU selaku penyelenggara,” kata Gultom menjelaskan.

Sedangkan para panelis akan memberikan pertanyaan maupun tanggapan kepada paslon untuk memperdalam visi misi. 

Humas RSUP Kariadi Semarang, Parna mengatakan saat ini Calon petahana Pilwakot Semarang Hendrar Prihadi dinyatakan sembuh dari Covid-19 setelah menjalani karantina. Paslon tunggal tersebut sudah diperbolehkan pulang ke rumah setelah 10 hari dirawat di RSUP Kariadi.

“Hendi (panggilan Hendrar prihadi) sudah sehat dan sekarang sudah pulang ke rumah,” kata Parna.

Sedangkan Hendi dalam akun instagram pribadinya, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak atas doa dan perhatian yang diberikan untuk kesembuhannya.

“Terima kasih atas doa dan perhatian sedulur-sedulur. Terkhusus dokter dan perawat RSUD dr Kariadi yang selama 10 hari ini merawat saya hingga sembuh. Alhmadulillah hari ini saya sudah dapat pulang dari rumah sakit,” tulis dia di akun instagram @hendrarprihadi. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here