BERBAGI
Kampanye Hari Anak sedunia 2020,/ist

Memberikan informasi kepada sekolah, masyarakat dan pihak terkait agar dapat mendampingi dan membekali anak-anak agar kreatif

Serat.id – Sejumlah lembaga peduli anak mengkampanyekan program saat peringatan hari anak sedunia 2020, bertepatan tanggal 20 november siang tadi. Tercatat Yayasan Anantaka bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Semarang, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Semarang, Jaring Mimpi, Rumpin Bangjo, dan Forum Anak Kelurahan Kemijen mengadakan kampanye public dalam rangka peringatan Hari Anak Sedunia Tahun 2020 dengan tema “Generasi Baru, Kreatif Mengunduh Ilmu”,

“Tema itu kami untuk memberikan informasi kepada sekolah, masyarakat dan pihak terkait agar dapat mendampingi dan membekali anak-anak agar kreatif dalam memanfaatkan segala potensi yang ada baik teknologi, SDA maupun SDM untuk mendukung pembelajaran dan tumbuh kembang anak,” kata juru bicara, kampanye Tsaniatus Solihah, dalam keterangan resmi diterima serat.id jum’at 20 novemeber 2020 siang tadi.

Baca juga : Kolam Pembuangan Limbah PLTU ini digunakan Mandi Anak-Anak

Jumlah Penonton Anak Tak Sebanding Ketersediaan Film

Siaran di Indonesia Tak Ramah Anak

Menurut Solihah, anak-anak bisa belajar banyak tidak hanya tentang pelajaran di sekolah tetapi juga hal-hal yang menjadi minat dan bakatnya. “Termasuk fasilitas yang ada di Gawai bisa dimanfaatkan lebih maksimal. Tidak hanya itu tetapi bahwa kreatif dalam pembelajaran, bisa dilakukan di mana pun dan dengan siapapun yang tentunya nyaman untuk anak-anak,” kata Solihah menambahkan.

Menurut Solihah, kampanye rangkaian acara Hari Anak Sedunia ini dimulai tanggal 20 November 2020 sampai 15 Desember 2020. kegiatanya meliputi Talkshow radio dan berbagai acara untuk memberikan ruang ekpresi dan meningkatkan kreatifitas anak-anak di sejumlah lokasi yaitu di Gunung Brintik, Johar, Gunungsari dan Kemijen.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Gunawan Saptogiri, meski menghadapi pandemi Covid-19, namun  kemudahan teknologi dapat menjadi solusi untuk pemenuhan hak anak sesuai tema yang dikampanyekan.

“Salah satunya adalah dengan adanya kebijakan pembelajaran daring lewat Simajar.semarangkota.go.id, platform pembelajaran resmi dari Dinas Pendidikan Kota Semarang,” kata Gunawan.

Gunawan menyebut ruang tekhnologi didgital itu dapat dimanfaatkan sebagai bentuk Muatan Lokal dalam pembelajaran daring. “Penting untuk mendampingi anak-anak dalam pembelajaran dirumah, anak-anak harus dilatih untuk kreatif dalam belajar, bagaimana mencari sumber pembelajaran ataupun memanfaatkan potensi yang ada,” kata Gunawan menambahkan.

Menurut dia, sudah tidak saatnya lagi kita mengeluh tentang pembelajaran daring, namun tetapi bagaimana kita bisa memaksimalkan pembejaran daring ini untuk menjadikan media belajar yang efektif dan meningkatkan kreatifitas anak. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here