BERBAGI
Positif Covid-19
Ilustrasi, pixabay.com

Terdapat 3.447 Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS)  dalam Pilkada Kota Semarang 9 Desember 2020 mendatang

Serat.id – Sebanyak 3.447 Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) menjalani rapid test guna mencegah penularan Covid-19 menjelang Pilkada Kota Semarang 9 Desember 2020 mendatang.  Rapid test dilakukan sesuai aturan Bawaslu RI, jika hasil tes swab dinyatakan positif  akan diisolasi sesuai arahan dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19.

“Jika hasil tes cepat dari Pengawas TPS itu reaktif, nantinya akan melakukan isolasi mandiri selama dua pekan untuk selanjutnya dilakukan tes swab,” kata Ketua Bawaslu Kota Semarang, Muhammad Amin, Senin, 30 November 2020.

Baca juga : Wabah Covid-19, Bawaslu Jateng : Jangan Manfaatkan Untuk Kampanye

Bawaslu Sebut Partai Pengusung Paslon Pilkada Tak Patuh Protokol Kesehatan

Pilkada Jateng di Tengah Pandemi, Ini Kata Bawaslu dan KPU

Jika terdapat pengawas yang positif Covid-19, maka akan langsung diganti dengan mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW). “Namun, jika hasil tes swab dinyatakan negatif maka Pengawas TPS dapat melanjutkan tugas pengawasan pada tahapan proses pemungutan dan penghitungan suara,”  kata Amin menambahkan.

Saat ini belum menyampaikan secara resmi hasil dari rapid test yang sudah berlangsung sejak 26 hingga 28 November. Menurut Amin petugas masih proses menguji, apa lagi rapid test melibatkan 37 Puskesmas se-Kota Semarang.

Tercatat Pengawas TPS yang telah resmi dilantik itu akan bertugas mengawasi pelaksanaan Pilkada di setiap TPS yang tersebar di 16 Kecamatan di Kota Semarang.  

Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kota Semarang, Nining Susanti mengatakan pelaksanaan rapid test berjalan dengan baik tak ada yang menolak maupun mengundurkan diri.  “Jadi jumlahnya masih sesuai dengan formasi 3.447,” kata Nining. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here