BERBAGI
Positif Covid-19
Ilustrasi, pixabay.com

Sebagian besar siswa SMK Negeri Jateng yang terpapar Covid-19 merupakan orang yang dikategorikan OTG atau tanpa gejala

Serat.id – Pelaksanaan uji coba pembelajaran tatap muka di SMK Negeri Jateng diminta ditangguhkan menyusul adanya 27 siswa ditemukan positif Covid-19. Saat ini 22 siswa diisolasi di Gedung BPSDMD Srondol Semarang, sedangkan 5 orang siswa dinyatakan sudah sembuh.

“Saya minta ditangani dengan baik sampai hasilnya negatif. Proses pembelajaran uji coba ditunda sambil menunggu tersedianya vaksin agar seluruh siswa dan guru aman dari Covid-19,” kata Ketua DPRD Jawa Tengah, Bambang Kusriyanto, Jumat 4 Desember 2020 siang tadi.

Baca juga : Pemkot Semarang Pastikan Sekolah Tatap Muka dibuka Saat Zona Kuning

Dewan Pendidikan Jateng Minta Sekolah Tak Gelar KBM Tatap Muka

Imbas Pandemi Covid-19, Orang Tua Enggan Daftarkan Anak ke PAUD

Bambang menyatakan berdasarkan laporan kepada dirinya, sebagian besar siswa SMK Negeri Jateng yang terpapar Covid-19 merupakan orang yang dikategorikan OTG atau tanpa gejala.

“Sehingga jika penanganannya tidak tepat dikhawatirkan akan menularkan kepada masyarakat lainnya,” kata Bambang menambahkan.

Ia mengharapkan agar pengelola SMK Jateng segera memulangkan para siswa apabila hasil swabnya sudah negatif dan pelaksanaan pembelajaran di SMK milik Pemprov Jateng ini dikembalikan dengan sistem daring.

“Saya minta seluruh siswa dipulangkan dulu tapi dipastikan dulu hasil Swabnya negatif. Tidak hanya terhadap ke 27 siswa tapi semua siswa harus dipastikan hasil Swabnya negatif agar tidak menjadi penular bagi orang lain,” kata Bambang menegaskan.

Berdasar informasi yang diperoleh dari guru setempat, saat ini masih menunggu hasil Swab terhadap 196 siswa lainnya. Sedangkan penularan awalnya ditemukan 8 siswa yang diketahui mengalami gejala gejala terinfeksi Covid-19 seperti flu, batuk, demam, lidah tidak bisa merasakan serta tidak bisa mencium bau.

Dari Pemeriksaan Swab yang dilakukan Dinas Kesehatan Jawa Tengah terhadap 8 siswa tersebut diketahui 5 siswa positif Covid-19. Setelah itu dilakukan pemeriksaan lagi terhadap 34 siswa lain yang mengalami gejala sama dan hasilnya 22 orang positif Covid-19.

SMK Negeri Jateng sebetulnya dijadikan Pilot Project uji coba pembelajaran tatap muka oleh Pemprov Jateng. Sistem pembelajaran yang dilakukan dalam uji coba di SMK Jateng sudah dilakukan dengan protokol kesehatan ketat seperti penggunaan Masker, tersedianya tempat cuci tangan yang mencukupi dan physical distancing dengan mengurangi peserta didik di tiap kelas sampai 50 persen termasuk di asramanya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here