BERBAGI
Ilustrasi, pixabay.com

Ada beberapa kendala penertiban, semisal alat yang tidak menjangkau karena tegangan listrik dan medan yang cukup sulit.

Serat.id – Kesatuan Kebangsaan dan Politik Kota Semarang membantu Bawaslu menerjunkan pemanjat profesional untuk menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK) pemilihan Wali Kota 9 Desember mendatang. Penertiban itu dilakukan pada masa tenang 6 hingga 8 Desember 2020, setelah berakhirnya 71 hari masa kampanye.

“Kami akan mengerahkan pemanjat yang memang terbiasa melakukan, untuk penertiban secara manual tidak menggunakan crane Disperkim,” kata Plt Sekretaris Kesbangpol Kota Semarang, Joko Hartono, Minggu 6 Desember 2020.

Baca juga : Puluhan Ribu Alat Peraga Kampanye di Jateng Ditertibkan

Bawaslu Jateng Tertibkan Puluhan Ribu APK

Di Kota Semarang juga Ada Baliho Rizieq Shihab, diturunkan Satpol PP

Joko mengatakan ada beberapa kendala penertiban, semisal alat yang tidak menjangkau karena tegangan listrik dan medan yang cukup sulit.  “Saya harap, masa tenang 3 hari ini sudah selesai semua APK di seluruh titik-titik Kota Semarang,” kata Joko menambahkan.

Tercatat Kesbangpol dilibatkan bersama delapan instansi pemerintah lainya, membantu Bawaslu menertibkan AP. Mereka  membagi empat tim untuk menyisir Kota Semarang bagian selatan, utara, timur dan barat.

“Melalui surat, kami sudah menghimbau sebagaimana aturan KPU, bahwa masa tenang semua alat peraga baik fasilitas maupun yang dicetak sendiri wajib dilepas,” Kata Ketua  Bawaslu Kota Semarang, Muhammad Amin.

Amin menyebut telah menertibkan sebanyak 27 baliho, 27 spanduk, 27 umbul-umbul, 64 bendera partai pengusul. “Total ada 145 APK yang ditertibkan,”kata Amin menambahkan.

Menurut dia, pada masa tenang APK harus bersih di semua wilayah Kota Semarang, begitu juga di lokasi sejumlah TPS yang akan digunakan tanggal 9 Desember mendatang. Penertiban masa tenang juga melibatkan jajaran  Panwaslu Kecamatan, Panwaslu Kelurahan sampai Pengawas TPS dengan stake holder tingkat kecamatan.

“Sebanyak 3.447 personil pengawas TPS kami sertakan dalam penertiban, untuk menyisir lokasi sekitar TPS secara bertahap, “kata Amin menjelaskan. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here