BERBAGI
 Festival Philofest ID

Tumbuhkan Budaya Berpikir Kritis

Serat.id– Jaringan Kerja Lintas Komunitas Filsafat se-Indonesia menggelar festival filsafat daring dengan nama Philofest ID sejak Senin, 7 Desember 2020 hingga Minggu, 13 Desember 2020. Acara ini bertujuan mengajak budaya berpikir kritis menjadi praktik keseharian.

“Jika ditotal mereka (peserta) yang teregistrasi (hingga hari Jumat) 5.450 orang, ini belum termasuk mereka yang tidak teregistrasi dan menyaksikannya lewat Youtube,”ujar Ketua Pelaksana Kegiatan Philofest ID, Syarif Maulana dalam acara pembukaan, Senin, 7 November 2020.

Baca juga : Festival Jatiwayang Cermin Persatuan Kebersamaan dan Toleransi

PAPB Jadi Tuan Rumah Festival Kartun Internasional 2019

Sejumlah Jurnalis Gelar Jelajah Jambi Untuk Ramaikan Festival Media 2019

Syarif mengatakan tema yang diangkat dalam festival filsafat ialah “Dunia Setelah Pandemi: Filsafat dari Masa Depan”. Sedangkan lebih dari 65 paparan akan digelar yang terdiri dari kuliah umum, polemik filfsafat, dialog filsafat dan bedah karya.

“Di dalam festival ini diikutsertakan dua penulis remaja yakni Azarel Christopher (berusia) empat belas tahun dan Samuella Christy (berusia) enam belas tahun, untuk menunjukkan bahwa berfilsafat sejak dini bukanlah sesuatu yang berbahaya,” ujar Syarif menjelaskan.

Direktur Jenderal (Dirjen) Kebudayaan, Hilmar Farid mengapresiasi tema yang diangkat dalam festival filsafat. Menurut Hilmar, kondisi pandemi Covid-19 sebagai “game of changer” saat perubahan signifikan akan terjadi setelah pandemi usai.  

“Filsafat sesuatu yang sangat esensial di masa krisis justru untuk memetakan dengan tepat di mana kita berada, apa pertanyaan penting yang perlu dijawab sebelum buru-buru mencari solusi,”ujar Hilmar.

Hilmar mengatakan kesalahan yang dilakukan banyak orang ialah mencari jawaban yang tepat bagaimana menghadapi masa depan. “Padahal masalah mendasar ialah bagaimana mengajukan pertanyaan yang tepat,” katanya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here