BERBAGI
Ilustrasi pencegahan korupsi. (Foto pixabay.com)

Praktik korupsi Bansos pernah terjadi untuk korban tsunami Aceh 2004, warga terdampak bencana gunung meletus di Yogyakarta pada 2010 dan tsunami Jawa Barat.

Serat.id – Mantan Wakil Ketua Korupsi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2015-2019, Laode M. Syarif, menyatakan tindakan korupsi merupakan pelanggaran hak asasi manusia (HAM). Meski praktik korupsi yang menyangkut HAM jarang sekali dibicarakan banyak orang.

 “Sebagai contoh semua bantuan sosial (bansos) yang berhubungan dengan bencana alam tidak ada satupun yang terlepas dari korupsi,” ujar Laode dalam peringatan Hari HAM Internasional yang bertajuk “Kronik HAM Nusantara dan seruan kebangsaan dalam rangka peringatan hari HAM Sedunia”, Kamis, 10 Desember 2020.

Baca juga : Ini Modus Teror Siber Terhadap Pegiat AntiKorupsi

Mahasiswa Unnes ini Laporkan Dugaan Korupsi Rektornya ke KPK

Penganiayaan Pengiat Antikorupsi Purworejo, LBH Semarang Laporkan Penyidik ke Propam

Laode yang juga menjabat sebagai Direktur Eksekutif Kemitraan bagi Pembaruan Tata Pemerintahan, memaparkan, beberapa praktik korupsi bansos tersebut terjadi pada bansos tsunami Aceh 2004 bahkan hingga menyeret lembaga internasional, lalu bansos kepada warga yang terdampak dalam bencana gunung meletus di Yogyakarta pada 2010, bansos tsunami Jawa Barat.

Ia juga menyebut ada bansos proyek air minum yang seharusnya digunakan sebagai bagian penanggulangan bencana tsunami di Palu, bansos gempa bumi Lombok pada 2018, yang terbaru adalah bansos Covid-19 yang dilakukan Menteri Sosial, Juliari Batubara.

“Oleh karena itu perjuangan hak asasi manusi dan pemberantasan korupsi harus sejalan seiring dan tentunya harusnya berjalan seiring (juga) dengan lingkungan hidup,” ujar Laode menambahkan.

Laode juga meminta pemerintah menghormati HAM, meski tidak dapat dilihat secara parsial, lantaran mengatur keseluruhan hak yang didapatkan manusia sejak lahir hingga meninggal. “Semua program yang berhubungan dengan perlindungan HAM harus kita dukung dan kita perjuangkan karena telah dijamin oleh konstitusi negara,” katanya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here