BERBAGI
Ilustrasi,pixabay.com

“Acara peringatan hari disabilitas internasional itu yang diharapkan mampu mendorong kelompok difabel lebih maju dalam berkarya serta mandiri,”

Serat.id – Hari Disabilitas Internasional diperingati komunitas difabel Jepara bersamaan perayaan ulang tahun Sahabat Difa Jepara (SDJ) yang ketiga.  Selain syukuran mereka juga menggelar kegiatan sosial membantu sesama penyandang disabilitas.

“Ada bantuan tiga kursi roda, pembagian sembako bagi difabel yang kurang mampu, kemudian santunan untuk anak yatim piatu difabel,” Ketua Sahabat Difa Jepara, Adib Budiono pada Minggu 20 Desember 2020.

Baca juga : Pelaku Pelecehan Seksual Terhadap Penyandang Disabilitas di Blora Belum Terungkap

Khosikin, Perakit Motor Khusus Penyandang Disabilitas

Kendala Lain Memberdayakan Kelompok Disabilitas di Jepara

Kegfiataan dilakukan di Desa Ngabul, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara. Acara yang dihadiri ratusan penyandang disabilitas di Jepara itu juga mengundang disabilitas dari kota lain di antaranya Pati, Demak, Rembang, Kudus, Semarang, Salatiga, dan Blora.

“Tujuanya untuk memotivasi kaum difabel untuk berwirausaha, berkarya dan mandiri. Dalam kegiatan itu juga dihadirkan penerjemah bahasa isyarat untuk memepermudah penyandang tuna rungu dan tuna wicara mengikuti rangakian kegiatan,” kata Adib menambahkan.

Kegiatan itu juga menampilkan stand yang memamerkan hasil karya para disabilitas, termasuk stand fasilitas potong rambut bagi disabilitas yang datang dan stand donor darah dari PMI. Tercatat sejumlah hasil produki disabilias yang dipamerkan di antaranya sirup jahe cair maupun instan, sabun cuci piring, dan sabun pembersih lantai.

“Acara peringatan hari disabilitas internasional itu yang diharapkan mampu mendorong kelompok difabel lebih maju dalam berkarya serta mandiri,” kata Adib menjelaskan.

Antusiasme perayaan hari disabilitas juga dirasakan oleh Ruswati, penyandang tuna daksa berusia 46 tahun yang datang dari Kabupaten Pati.

“Saya senang ada acara seperti ini, bisa bersilaturahmi dengan teman difabel di luar kota. Selain itu, dengan adanya acara seperti ini bisa kami terapkan apa belum ada disana,” Ruswati. (*) IKA RESALIYA, (Magang)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here