BERBAGI
Ilustrasi, pixabay.com

“Tahap pertama vaksin yang datang di Jateng sebanyak 62.560 dosis vaksin jenis Sinovac,”

Serat.id – Sebanyak 62.560 dosis vaksin Sinovac telah tiba di Jawa Tengah pada Senin, 4 Januari 2021 pukul 03.00 pagi tadi. Rencananya dalam waktu 1 hingga 2 hari akan distribusikan ke seluruh Kabupaten dan Kota di Jawa Tengah.

“Tahap pertama vaksin yang datang di Jateng sebanyak 62.560 dosis vaksin jenis Sinovac. Nantinya sebanyak 31.255 tenaga kesehatan akan menjadi sasaran vaksinasi tahap pertama di Jateng,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jateng, Yulianto Prabowo saat press conference daring, Senin, 4 Januari 2021.

Baca juga : Masyarakat Masih Ragu Menggunakan Vaksin Covid-19

IDI Sarankan Pemerintah Tak Asal Keluarkan Vaksin Covid-19

Program Vaksinasi Covid-19 diprioritaskan Usia 18 Hingga 59 Tahun

Yulianto menyebut satu orang mendapat vaksin dua kali, sehingga tahap pertama nanti ada 31.255 orang yang divaksin. “Kami prioritaskan untuk tenaga kesehatan dan tenaga penunjang kesehatan sebagai pihak yang memiliki resiko tinggi tertularnya Covid-19,” kata Yulianto menambahkan.

Proses vaksinasi direncanakan dimulai pada tanggal 14 Januari nanti, sedangkan tak semua tenaga kesehatan dan tenaga penunjang kesehatan lanjut bisa mendapatkan vaksin tahap pertama itu. Dengan pertimbangan ada sejumlah pantangan yang tidak boleh diberikan vaksin jenis Sinovac.

“Mereka yang tidak boleh divaksin berusia di atas 59 tahun, memiliki komorbid seperti diabetes, jantung dan lainnya serta pernah terinveksi Covid-19. Vaksin ini juga tidak boleh disuntikkan pada wanita hamil atau menyusui,” kata Yulianto menjelaskan.

Sedangkan jumlah dosis yang diterima di masing-masing Kabupaten dan Kota tidak sama. Misalnya Kota Semarang, tahap pertama mendapat 5.450 dosis, dan Kota Solo mendapat 4.364 dosis. Untuk daerah lain, sedang finalisasi jumlahnya.

Yulianto meminta agar masyarakat tetap tenang, karena vaksin yang datang saat ini baru tahap pertama. Ia memastikan sebanyak 23,3 juta warga Jateng akan mendapatkan vaksin Covid-19 dari pemerintah.

“Jadi ada beberapa tahap nantinya, Jateng secara sasaran ada 23,3 juta masyarakat yang divaksin. Itu lebih dari 70 persen jumlah penduduk di Jateng, sehingga kalau itu bisa dilaksanakan maka herd immunity bisa tercapai,” katanya.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo membenarkan target tahap pertama vaksinasi tenaga kesehatan dengan jumlah mencapai sebanyak 177.784 orang. Sedangkan kemudian tahap kedua untuk pelayanan publik seperti TNI, Polri, Satpol PP, petugas Bandara, pelabuhan, KA, guru, tokoh agama, tokoh masyarakat sebanyak 1,1 juta.

“Setelah itu untuk masyarakat rentan pada tahap ketiga sebanyak 11,4 juta, dan tahap keempat untuk masyarakat umum lainnya 6,04 juta serta masyarakat lain termasuk pelaku ekonomi 4,5 juta,” kata Ganjar Pranowo.

Menurut Ganjar ketentuan tentang vaksinasi ini tidak mudah, termasuk pengelolaannya harus hati-hati dan rantai dingin vaksin harus benar-benar terjaga. “Istilahnya harus ada rantai dingin, mulai dari sini sampai ke Kabupaten Kota, Puskesmas bahkan sampai ke orangnya harus menggunakan tempat khusus,” kata Ganjar menjelaskan. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here