BERBAGI
Ilustrasi,pixabay.com

Meski sudah ada vaksin, Gubernur Ganjar Pranowo tetap meminta masyarakat melaksanakan protokol kesehatan secara ketat.

Serat.id – Gubernur Ganjar Pranowo hari ini, Kamis, 14 Januari 2021, menjadi orang pertama di Jawa Tengah yang mendapatkan suntikan vaksin Covid-19. Dia datang ke RSUD Tugurejo, Kota Semarang untuk mengikuti vaksinasi pada pukul 07.00.

Dalam vaksinasi itu, dia juga mengajak Wakil Gubernur, Kapolda, Pangdam, Kajati, wakil ketua DPRD, ketua Organisasi Profesi Dokter dan Perawat, ketua MUI, Kemenag, dan lainnya.

“Tidak terasa apa-apa, biasa saja. Rasanya seperti dicokot semut. Jadi masyarakat nggak usah takut,” katanya, Kamis, 14 Januari 2021.

Baca juga : MUI Semarang Dukung Vaksinasi Covid-19

Kantongi Izin Darurat, Vaksinasi Dimulai Rabu

Epidemolog : Vaksin Bisa Gagal Jika Angka Reproduksi Dasar Tinggi

Ia mengatakan, tidak ada persiapan khusus untuk menerima vaksin tersebut. Sebab, kata dia, penyuntikan vaksin sudah sering dilakukannya selama ini.

“Kita waktu kecil pernah diimunisasi, mau berangkat umrah atau haji juga divaksin meningitis. Sebenarnya ini sesuatu yang biasa saja. Insyaallah dengan vaksinasi ini akan membantu kekebalan kita,” ungkapnya.

Ganjar juga menjawab keraguan masyarakat terkait dampak vaksinasi Covid-19. Setelah divaksin dan menunggu selama 30 menit, dirinya tak merasakan dampak apa pun.

Untuk itu, kata dia, masyarakat tidak perlu takut dan ragu. Sebab, dirinya bersama Forkompimda sudah membuktikan bahwa vaksin itu aman.

Meski sudah ada vaksinasi, pihaknya tetap meminta masyarakat menjaga protokol kesehatan (prokes).

“Jangan sampai protokol kesehatannya menurun karena sudah ada vaksin. Awas ini, prokes harus tetap dijaga dan dilaksanakan dengan ketat. Begitu sudah 70 persen masyarakat Indonesia divaksin, maka kita nanti lihat hasilnya seperti apa,” teranganya.

Dokter senior spesialis penyakit dalam di RSUD Tugurejo, Zulfachmi Wahab mengatakan, tak gemetar saat menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada orang nomor satu di Jateng tersebut.

“Rasa grogi sebagai manusia ya pasti ada, tapi alhamdulillah tadi lancar. Selain itu, saya dengan Pak Gubernur, Pak Wakil Gubernur ini kan sudah kenal dekat. Selain menjadi dokter pribadinya, saya sekaligus teman gowes,” katanya.

Dia merasa lega karena Ganjar tidak menunjukkan gejala yang berarti. Sebab, biasanya setelah imunisasi ada gejala yang disebut kejadian ikutan pascaimunisasi (KIPI).

“Tadi diminta menunggu 30 menit kalau ada gejala ikutan. Alhamdulillah semuanya tidak ada gejala dan pelaksanaan vaksinasi pertama ini berjalan lancar,” katanya.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here