BERBAGI
Ilustrasi aparat polisi, pixabay.com

Gagasan calon Kapolri itu sangat mungkin membangkitkan ormas radikal yang sering menghakimi antar warga sipil.

Serat.id – Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) semarang, Eti Oktaviani menganggap wacana calon Kapolri Listyo Sigit Prabowo soal Pasukan Pengamanan Masyarakat Swakarsa (Pam Swakarsa) berpotensi konflik horizontal. Ia meyakini aktivasi tersebut menyebabkan kemungkinan kekerasan  di masyarakat meningkat.

“Saya rasa rencana ini adalah rencana yang akan menjauhkan tujuan penegakan hukum, yaitu keadilan itu sendiri,” kata Eti, kepada Serat.id, Jumat, 22 Januari 2021.

Baca juga : Polisi Halangi dan Intimidasi Jurnalis : Ini Penjelasan Polda Jateng

Surat Telegram Kapolri, Pegiat Hukum Menilai Polisi Memihak Investor

Penganiayaan Pegiat Anti Korupsi di Purworejo, Polisi Panggil Sejumlah Saksi

Eti juga mengatakan masyarakat sipil yang nanti tergabung dalam Pam Swakarsa akan mendapat fasilitas dari pihak kepolisian. “Bentuknya apa saya belum dapat info yang lebih update,” kata Eti menambahkan.

Selain itu kualifikasi pengaturan dan mekanisme pengawasan terhadap Pam Swakarsa, menurut Eti belum jelas. Gagasan calon Kapolri itu sangat mungkin membangkitkan ormas radikal yang sering menghakimi antar warga sipil.

“Jika belajar dari pengalaman yang terjadi, itu sangat mungkin terjadi,” kata Eti menjelaskan.

Dampak lain Pam Swakarsa akan melegitimasi pembungkaman aksi-aksi yang dilakukan mahasiswa maupun warga sipil dalam memperjuangkan hak mereka. Ia mengacu kejadian seperti tahun 1998 lalu saat warga sipil dipersenjatai oleh TNI yang kemudian terjadi tragedi semanggi. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here