BERBAGI
Banjir di pesisir Kota Semarang, dok/serat.id

Secara keseluruhan jalur yang masih terendam air mencapai hingga kurang lebih 6 kilometer kecuali di kilometer 2+700 hingga  3+100 merupakan yang paling dalam airnya

Serat.id – PT Kereta Api Indoensia (PT KAI) berupaya mempercepat pemulihan jalur kereta lintas Utara yang terdampak banjir. Sejumlah petugas dikerahkan untuk meninggikan jalur pada titik km 2+700  hingga 3+100 antara stasiun Tawang – Alastua tepatnya di jalan Kaligawe Semarang, dengan material cadangan.

“Ini dilakukan untuk membuat jalur KA sebisa mungkin mendekati ambang batas kedalaman air yang diijinkan untuk pola operasi KA,” ujar  Manajer Humas PT KAI Daop IV, Krisbiyantoro, Senin, 8 Januari 2021.

Baca juga : Banjir, Perjalanan Kereta Api di Wilayah Semarang Terganggu

Banjir dan Longsor Hambat Perjalanan Kereta Api

Banjir, Jalur KA Stasiun Brumbung-Tanggung Sempat Dialihkan

Ia menuturkan jika ketinggian air telah mencapai 7,5 centimeter di atas kop rel, maka pola operasi KA akan bisa dibuka kembali untuk jalur lintas Utara. “Hingga pukul 11:00  ketinggian air masih 21 centimeter di atas kop rel yang merendam jalur sepanjang kurang lebih 500 meter,” kata Krisbiyantoro menambahkan.

Secara keseluruhan jalur yang masih terendam air mencapai hingga kurang lebih 6 kilometer kecuali di kilometer 2+700 hingga  3+100 merupakan yang paling dalam airnya, serta masih melewati ambang batas yang dizinkan untuk pola operasi KA.

Selain itu, PT KAI pada pukul 15.00 juga mendatangkan mesin Kereta Perawatan Jalan Raya (KPJR) untuk menata batu kricak agar tersusun di dalam bawah rel. “Kami juga berharap cuaca panas mendukung untuk mempercepat pemulihan jalur lintas Utara disamping juga pompa pompa air di wilayah sekitar Kaligawe berfungsi maksimal sebagai salurai buang ke arah drainase,” ujar Krisbiyantoro, menjelaskan.

Imbas masih terendamnya jalur KA lintas Utara, beberapa rute perjalanan KA terpaksa dialihkan yakni Argo bromo Anggrek tujuan Jakarta, Argo Bromo Anggrek tujuan Surabaya, Argo bromo Anggrek tujuan Jakarta, Argo Bromo Anggrek tujuan Surabaya, Dharmawangsa tujuan Jakarta, Dharmawangsa tujuan Surabaya, Jayabaya tujuan Jakarta, Jayabaya tujuan Malang.  Di samping itu, sebanyak 1.311 penumpang telah memutuskan untuk membatalkan tiket keberangkatan.

Stasiun Tawang pada pagi hari pukul 5.30 telah terbebas dari banjir. Adapun untuk genangan air jalur kereta api dari Stasiun Tawang menuju Alastua pada pukul 18.04 masih terendam air  pada km 2+700 sampai dengan kilometer 3+000 Hu 19 sentimeter, dan Kilometer 2+700 sampai dengan 3+000 Hi 23 sentimeter. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here