Banjir menggenangi sejumlah wilayah di Kota Semarang, termasuk ruang tunggu statisun Tawang, (Ist/serat.id)

BMKG Ahmad Yani Semarang telah memperkirakan sebanyak 16 kecamatan akan diguyur hujan sekitar pukul 13.00 hingga 22.00 WIB.

Serat.id – Hujan deras sejak siang hari yang mengguyur Kota Semarang mengakibatkan sejumlah ruas jalan tergenang banjir. Akun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang mencatat hingga pukul 18.00 WIB, terdapat 19 titik wilayah tergenang banjir.

Sejumlah lokasi genangan meliputi jalan Ariloka Kelurahan Krobokan dengan ketinggian 25 hingga 75 cm, Jalan Raya Kaligawe tepatnya depan RISA ketinggian banjir dari 25 hingga 50 cm, Jalan Yos Sudarso (wilayah Kelurahan Kemijen) ketinggian banjir dari 20 hingga 40 cm, Jalan Raya Simongan ketinggian banjir dari 30 hingga 40 cm, Jalan Pemuda ketinggian banjir dari 40 hingga 50 cm.

Baca juga : Banjir di Kota Semarang, Peneliti : Akibat Penurunan Tanah

Pasutri Ini Rela Terjang Banjir Tiga Jam Untuk Antar Makanan Nakes

Ini cara PT KAI Atasi Jalur Lintas Utara yang Terendam Banjir

Selain itu jalan Imam Bonjol hingga Bundaran Bubakan banjir 50 cm, RT 1 hingga RT 4 RW 1 Kelurahan Mlatiharjo banjir hingga 30 cm. Jalan Citarum Selatan, kelurahan Bugangan ketinggian banjir dari 30 cm hingga 50 cm, Jalan Tambak Dalam ketinggian banjir dari 20 hingga 40 cm, Jalan Mpu Tantular ketinggian banjir dari 20 hingga 30 cm. Jalan Cilosari Dalam RT2 RW 6, Kelurahan Kemijen ketinggian banjir dari 10 hingga 25 cm.

Kondisi pusat kota kawasan Simpang Lima juga tak luput dari banjir dengan ketinggian banjir 20 hingga 50 cm. Sedangkan kawasn Semarang Indah ketinggian banjir 50 cm, Kecamatan Lama Genuk ketinggian banjir dari 20 hingga 40 cm, Jalan Muktiharjo Lur ketinggian banjir dari 10 hingga 40 cm. Jalan Simpang Supriyadi ketinggian banjir dari 10 hingga 25 cm. Jalan Gajah ketinggian banjir dari 20 hingga 50 cm. Wilayah RW 07 dan RW 08 Kelurahan Jagalan ketinggian banjir dari20 hingga 50 cm. Jalan Arteri Yos Sudarso depan Kawasan Cipta ketinggian banjir dari 20 cm hingga 40 cm.

Tak hanya itu banjir juga menggenangi area transportasi publik Stasiun Tawang dan Stasiun Poncol. Meski Manajer Humas PT KAI Daop IV, Krisbiantoro mengatakan hingga saat ini belum ada penundaan perjalanan untuk KA.

“Masih dipantau,” kata Krisbiantoro, singkat.  

Seorang pemandu wisata dan penjual barang antik Kota Lama Semarang, Rofiq Ahmad, mengatakan kondisi banjir di Kota Lama Semarang bahkan hingga memasuki dalam pasar antik setinggi 20 cm. Banjir tersebut membuat dirinya hingga kini belum memutuskan pulang sebab khawatir motornya lebih parah jika menerjang banjir. “Iya (kondisi saat ini) pompa air belum dihidupkan,  karena pompa belum diserahterima,”  ujar Rofiq.

BMKG Ahmad Yani Semarang telah memperkirakan sebanyak 16 kecamatan akan diguyur hujan sekitar pukul 13.00 hingga 22.00 WIB. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here