BERBAGI

Pemberlakuan sholat tarawih berjamaah di masjid, khususnya di Kota Semarang boleh dilakukan dengan pertimbangan sudah ada vaksinasi.  

Masjid
Ilustrasi, pixabay.com

Serat.id –  Pelaksanaan kegiatan keagamaan sholat tarawih selama bulan Ramadhan di Jawa Tengah bakan dilakukan dengan standar protokol kesehatan secara ketat.  Dewan Masjid Perwakilan Jawa Tengah telah mengluarkan standar itu untuk menghindari penularan Covid-19

“Kemarin saya sudah rapat untuk tiga  masjid yang menjadi barometer untuk masjid lain seperti Masjid Baiturahman Simpanglima, Masjid Kauman, dan Masjid Agung Jawa Tengah. Kami sudah sepakati ada sholat tarawih tapi dengan protokol kesehatan ketat,” kata Sekretaris Dewan Masjid Jateng, Multahzam Ahmad, Senin 29 maret 2021 kemarin.

Baca juga : Sholat Id di MAJT Saat Pandemi, Ikuti Prosedur Ini

Hindari Jamaah Berjejal di Masjid, Ribuan Mushola Semarang Untuk Sholat Idul Adha

Masjid Tua di Kota Semarang disemprot Disinfektan

Sedangkan pemberlakuan sholat tarawih berjamaah di masjid, khususnya di Kota Semarang boleh dilakukan dengan pertimbangan sudah ada vaksinasi.  Menurut Multahzam, vaksinasi di berbagai daerah kepada masyarakat  beberapa watu lalu itu menjadi salah satu alasan dilaksanakannya sholat tarawih.

Meski pembatasan jumlah jamaah sholat tarawih juga menjadi syarat. Yakni jamaah tidak boleh lebih dari 50 persen dari kapasitas masjid yang digunakan sholat tarawih. ” Jumlah jamaah juga akan dibatasi nantinya,” kata Multhazam menambahkan.

Ia meminta kepada masyarakat dan pengurus masjid untuk tetap mematuhi dan menerapkan disiplin protokol kesehatan selama kegiatan sholat tarawih.  “Tolong terapkan betul prokes yang ada,” kata Multhazam menegaskan.

Tercatat total Masjid di Jawa Tengah yakni 48 ribu masjid yang tersebar di 35 kabupaten dan kota. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here