Lagu Seleksi Alam merupakan teguran kepada banyak orang yang melihat tapi tidak mengamati banyak tanda-tanda seleksi alam yang lewat yang tidak disadari.

Personil Slank (Dok/wikipedia)

Serat.id – Grup band Slank merilis lagu terbaru bertema alam yang sekaligus mengajak kita untuk melakukan refleksi diri terhadap lingkungan lewat lagu yang Seleksi Alam. Seleksi Alam merupakan  ciptaan Bimbim yang terdapat di album Vaksin Slank untuk mendukung kampanye perlindungan hutan hujan tropis di Tanah Papua dan Kepulauan Maluku.

Slank berkolaborasi dengan Yayasan EcoNusa merilis video klip dari lagu Seleksi Alam dengan tema Defending Paradise.

“Cerita kolaborasi video klip Seleksi Alam Slank bersama Yayasan EcoNusa untuk Perlindungan Hutan Tropis di Tanah Papua dan Kepulauan Maluku, hari kamis 22 april 2021,” kata Bimbim sang pencipta lagu, dalma keterangan terbuka yang diterima serat.id, Jum’at, 23 April 2021.

Baca juga : Hasil Survei Buktikan Generasi Muda Peduli Lingkungan

Sensasi Kongkow di Angkringan Kampung Jawi Nan Klasik dan Ramah Lingkungan

Tanam Mangrove, Kampung Penghasil Ikan Ini Kembangkan Ekonomi Berbasis Lingkungan

Lagu Seleksi Alam merupakan teguran kepada banyak orang yang melihat tapi tidak mengamati banyak tanda-tanda seleksi alam yang lewat yang tidak disadari. “Alam akan baik seandainya manusia juga baik kepada alam.” ujar Bimbim menambahkan.

Defending Paradise merupakan kampanye Yayasan EcoNusa yang dilakukan untuk menjaga harmoni  alam di Tanah Papua dan Kepulauan Maluku. Ia berpendapat kehilangan hutan di Tanah Papua dan Kepulauan  Maluku tak hanya mengancam keberadaan cenderawasih sebagai satwa dilindungi dan identitas  budaya masyarakat setempat.

“Melainkan juga mengancam keberlangsungan seluruh rantai kehidupan dalam ekosistem serta kehidupan masyarakat adat dan budaya warisan turun temurun,” katanya.

Menurut Bimbim, Hari Bumi 2021 merupakan saat yang tepat meresapi kehadiran alam dan seisinya dengan menikmati video klip lagu terbaru dari Slank berjudul Seleksi Alam. Video klip Seleksi Alam merupakan hasil kolaborasi Slank dan Yayasan EcoNusa untuk pelestarian hutan hujan tropis di Tanah Papua dan Kepulauan Maluku melalui kampanye Defending Paradise.

CEO Yayasan EcoNusa, Bustar Maitar, menyatakan bahwa kolaborasi dalam video klip Seleksi Alam merupakan upaya untuk mengajak publik berpihak terhadap kelestarian hutan di Tanah Papua dan Kepulauan Maluku.

“Musik merupakan bahasa universal yang bisa diterima di semua kalangan masyarakat, sehingga video klip Seleksi Alam diharapkan dapat menyentuh masyarakat luas dan menyampaikan pesan penting dari hutan di Tanah Papua dan Kepulauan Maluku,” ujar Bustar.

Karya lagu yang dismpaikan itu mengingatkan kembali manusia yang kadang lupa bahwa bumi memberikam segalanya. Tempat tinggal, udara, makanan, air  dan seluruh elemen kehidupan lainnya. Tanah Papua dan Kepulauan Maluku merupakan gugusan hutan tropis terbesar di Indonesia yang berkontribusi menjaga iklim dan mendukung kehidupan, terutama  bagi masyarakat adat yang hidup di sekitarnya. Memperingati Hari Bumi, saatnya kita berkontribusi bagi perubahan bumi yang lebih baik. Ditemani lagu Seleksi Alam, mari kita resapi kehadiran alam, dan seisinya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here