Telah melapas sebelas orang yang sebelumnya ditangkap, mereka hanya dimintai keterangan

Kekerasan, serat.id
Ilustrasi kekerasan (foto pixabay.com)

Serat.id – Kapolres Purworejo AKB Rizal Marito, mengaku kerusuhan yang terjadi antara aparat kepolisian dengan warga Desa Wadas Kecamatan Bener Kabupten Purworejo sebenarnya  diawaliupaya aparat menenangkan warga. Rizal memastikan polisi bukan melawan warga yang melakukan aksi demonstrasi penolakan tambang  di desanya.

“Kami tahu aksi warga tersebut ditunggangi oleh oknum oknum yang tidak bertanggung jawab, dan melakukan provokasi terhadap warga, bahkan mereka bukan dari warga di desa tersebut,” kata Rizal Murito, Sabtu 24 April 2021, petang kemarin.

Baca juga : Ini Lima Pelanggaran Aparat Kepolisian Terhadap Warga Desa Wadas

Aparat Bertindak Represif Terhadap Warga Desa Wadas Kabupaten Purworejo

Kekerasan Terhadap Warga Desa Wadas, Akademisi : Sosialisasi Yang Kerap Manipulatif

Rizal mengaku juga telah melapas sebelas orang yang sebelumnya ditangkap, mereka hanya dimintai keterangan. “Sudah kita lepaskan, kita hanya mintai keterangan saja,” kata Rizal menambahkan.

Meski begitu ia mengatakan akan  minta keterangan lagi jika masih ada kekurangan. Rizal juga mengingatkan siapapun jangan berani berani membuat onar dan kegaduham di wilayah Purworejo.

Kapolres juga menyayangkan kejadian adanya kekerasan yang dinilai terprovokasi dengan orang yang tidak bertanggung jawab. “Untuk itu saya mengimbau kepada masyarakat, agar tidak mudah terprovokasi oleh siapapun yang akan membuat tidak kondusif kabupaten Purworejo,” katanya.

Kabidhumas Polda Jateng Kombes Iskandar, mengatakan kejadian kekerasan terhadap warga berawal saat anggota polisi beruupaya membuka akses Blokade jalan desa yang merupakan jalan umum bagi masyarakat dan perlintasan ekonomi.

“Jalan tersebut telah di blokir masyarakat Wadas dengan merusak Pepohonan serta menghadang petugas dengan melempari batu, yang mengarah tindakan anarkis, sehingga menyebabkan jatuh korban dari anggota Polri,” kata Iskandar.

Ia tak memungkiri aparat Polres Purworejo telah mengamankan sebelas orang provokator anarkis, untuk mencegah korban dan aksi anarkis yang lebih besar lagi. “Polres telah mengidentifikasi semua provokator dan melakukan pemeriksaan, dan saat ini telah dibebaskan dalam kondisi sehat wal’afiat,” kata Iskandar menjelaskan. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here