“Sungguh tidak nyaman. Mulai berada di dalam pesawat sudah terasa panas karena pendingin udara tidak berfungsi,”

kabin pesawat
Ilustrasi, pixabay.com

Serat.id – Seorang penumpang pesawat terbang Batik Air mengeluhkan  layanan pesawat yang dinilai tak nyaman. Pendingin udara kabin pesawat Batik Air penerbangan hari Minggu, 2 Mei 2021 dari Pangkalpinang menuju Jakarta dengan kode penerbangan ID 6847  pukul 13.50 WIB  mati.

“Sungguh tidak nyaman. Mulai berada di dalam pesawat sudah terasa panas karena pendingin udara tidak berfungsi,”kata Djoko Setijowarno, seorang penumpang batik air, usai perjalanan.

Baca juga : Sriwijaya Air SJ 183 Jatuh, KNKT Kerahkan Tim Investigasi

Seorang Pelanggan Keluhkan Adanya Intimidasi di Bandara Internasional Ahmad Yani Kota Semarang

Lion Air Tuding Pilot dan Karyawannya Palsukan Dokumen

Meski pramugari memohon maaf dan menjanjikan setelah pesawat tinggal landas, pendingin udara akan berfungsi maksimal. Nanum janji itu tak dipenuhi. “Selama perjalanan, penumpang merasakan suhu udara tetap sama dan sepanjang perjalanan semua penumpang kipas kipas tubuhnya menggunakan lembar kertas petunjuk keselamatan,” kata Djoko menambahkan.

Menurut Djoko, kompensasi yang akan diberikan kepada penumpang atas ketidaknyamanan selama penerbangan tidak memenuhi SPM Penerbangan. Hal itu akan lebih berbahaya jika ada penumpang yang nekat bisa membuka pintu darurat karena tidak kuat menahan udara yg panas. “Sangat berbahaya utk penerbangan, semoga diperbaiki,” kata Djoko menegaskan.

Ia berharap yang dialami itu tidak terulang lagi, khususnya bagi penerbangan di Indonesia.

Corporate Communications Strategic of Batik Air, Danang Mandala Prihantoro, menyampaikan permohonan maaf. Meski ia mengatakan  sebelum keberangkatan pesawat atau pre flgiht check telah menjalani pemeriksaan secara menyeluruh.

“Batik Air menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh tamu yang pada saat penerbangan terganggu perjalanannya atas ketidaknyamanan yang timbul,” kata Danang, dalam pernyataan, Rabu 5 Mei 2021.

Meski Danang mengatakan pesawat dinyatakan laik terbang dan beroperasi atau airworthy for flight. Menurut dia sistem pendingin udara bekerja secara maksimal pada rute penerbangan yang ditempuh berkisar 50 menit.

Sedangkan penerbangan nomor ID-6847 pada Minggu 2 Mei 2021 rute Pangkalpinang melalui Bandar Udara Depati Amir, Bangka tujuan Jakarta melalui Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang telah dijalankan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

“Batik Air senantiasa patuh menjalankan operasional dan layanan penerbangan berdasarkan ketentuan atau peraturan yang berlaku dengan tetap memperhatikan faktor-faktor yang memenuhi aspek keselamatan keamanan serta sebagaimana pedoman protokol kesehatan,” kata Danang menjelaskan.

Tercatat Batik Air penerbangan ID-6847 dioperasikan menggunakan Boeing 737-800 NG registrasi PK-LBK, dengan jumlah 139 tamu. Jadwal keberangkatan dari Bandar Udara Depati Amir pukul 13.10 WIB. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here