Beranda Tentang Kami

Tentang Kami

Serat.id merupakan situs berita di Kota Semarang penyaji informasi berbasis digital atau internet. Media ini didirikan oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Semarang pada April 2018. Saat ini serat.id sedang proses pengajuan badan hukum.

Hadirnya serat.id menjawab kegelisahan para anggota AJI Kota Semarang yang dihadapkan pada membanjirnya arus informasi media sosial yang tak jarang memunculkan informasi palsu atau hoax dan penyebaran ujaran kebencian.

Di sisi lain pertumbuhan industri media baru maupun media arus utama yang berpihak pada modal dan kepentingan politik serta mengabaikan hak para jurnalisnya. Sementara hak menyuarakan dan akses informasi kelompok marginal, minoritas dan kaum ekonomi lemah, perempuan dan anak yang masih banyak terabaikan.

Sebagai media yang dilahirkan oleh AJI Kota Semarang, serat.id menjaga komitmen sesuai missinya sebagai media alternatif penyedia jasa informasi berhaluan kepentingan publik, menjaga toleransi, melawan korupsi dan segala pelanggaran HAM.

Serat.id sengaja memilih tagline Bertutur Dengan Data, mencoba memberikan informasi berbasis reportase, investigasi dan berita mendalam tentang sejumlah obyek yang diangkat. Serat.id juga sangat menjunjung tinggi hasil riset berbasis ilmu pengetahuan yang disajikan berdasarkan kompartemen redaksi.

Tawaran kompartemen atau rubrikasi sesuai dengan fokus informasi yang disajikan di antaranya:

Indepth

Kompartemen ini menyajikan karya jurnalistik mendalam, mengupas satu tema dari beragam angle atau perspekrif. Ciri khas laporan ini mengutamakan reportase pengolahan bahan dan data lapangan serta dokumen pendukung menjadi satu gambaran utuh tentang sebuah masalah, baik politik, ekonomi, budaya, kriminal dan sejarah.

Klangenan

Klangenan bagian dari salah saju menu utama serat.id yang menyajikan data masa dengan tema sejarah menghadirkan karya jurnalistik menghindari ketinggalan akar sejarah. Klangenan dari kata bahas jawa ayang diIndonesiakan yang artinya kesenangan dengan sederhana.

Kompartemen ini sengaja dipilih untuk menyajikan berita berbasis kawasan sejarah, digarap dengan reporase features bersifat menghibur, inspiratif dan menambah pengetahuan.

Kategori dalam kompartemen tetap menghadirkan basis berita mendalam seperti  indepht news, namun lebih fokus mengupas situs sejarah masa lalu dalam bahasa lebih ringan tapi mendalam.

Kartun

Rubrik kartun menyajikan editorial kartun dan kartun lepas sebagai tanggapan terhadap isu-isu terkini. Kritik sosial dikemas dalam bentuk parodi. Kompartemen ini sekaligus mengakomodir ekspresi kartunis dari Semarang maupun internasional.

Analisa

Kompartemen ini sengaja dihadirkan untuk mengakomodir publik menuangkan ide dengan bahasa yang bebas, populer. Termasuk bahasa tutur yang dinarasikan dalam bentuk esai, parody, dan satire. Kompartemen ini sebagai jawaban menyikapi fenomena dengan gaya bahasa yang sederhana, tak jarang menghibur tapi bernilai kritis.

Kilas

Serat.id memberikan sajian informasi cepat, terupdate, kekinian melalui kompatemen Kilas, yang berisi cepat, agenda hiburan, serta sikap institusi maupun personal  ke ruang publik. Kompartemen ini juga selalu mengupdate informasi kejadian, termasuk kondisi layanan publik, lalu lintas serta intitusi pemerintahan maupun swasta yang erat hubunganya dengan masyarakat

Foto, Video, Radio

Kompartemen ini sebagai jawaban serat.id menghadapi konvergensi media.

Foto, Video Radio  bukan hanya sebagai pendukung tema yang ditampilkan. Tapi mendapat ruang khusus bagi penikmat serat.id  yang tak harus membaca narasi berita, tapi kemudahan menikmati audio visual dalam bentuk suara, esai foto, dan kumpulan video pendek.

Di Antara Kami

Serat.id dibidani AJI Semarang, berisi orang-orang progresif menghadapi fenomena sosial dan pekembangan zaman. Sejumlah nama itu hadir mengisi serat dengan filosofis, narasi bertutur dengan basis data.

Edi Faisol, jurnalis tempo, sejak 2008, pernah bertugas di Pantura Tegal, Brebes, Pekalongan dan sekitarnya. Ketua AJI Kota Semarang ini sering menulis panjang dalam harian koran tempo, majalah tempo, dan tempo.co.

Sejumlah karya kerja jurnalistik yang lolos beasiswa liputan di antaranya, Petani bawang merah Brebes di tengah pasar bebas oleh anti globalisasi, investigasi Korupsi Belanja Publik Kota Semarang dibiayai TII , serta Korupsi Tata Ruang Dan Reklamasi Kota Semarang oleh WWF.

Ia juga menjadi redaktur dan pendidik jarak jauh tabloidjubi.com berbasis di Papua.

Zakki Amali, jurnalis lepas, bergelut dalam jurnalistik sejak mahasiswa tahun 2008. Pada Juni 2010 hingga  April 2018 bekerja sebagai jurnalis di harian Suara Merdeka. Kini didaulat sebagai Pemimpin Redaksi Serat ID.

Zakki aktif mengikuti kursus jurnalistik skala nasional dan internasional. Tercatat pernah Kursus Penyegaran Jurnalistik Intensif Angkatan ke-9, Lembaga Pers Dr Soetomo (LPDS) Jakarta tahun 2010, Internasional Journalism Fellowship (IJF) pada Malaysian Press Institute (MPI) di Malaysia tahun 2012. Kemudian mengikuti kursus secara sporadis jurnalistik bidang perbankan, lingkungan dan kesehatan yang digelar sejumlah lembaga seperti Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia.

Ia peraih sejumlah lomba jurnalistik, di antaranya  juara III Media Competition Universitas Muria Kudus 2011, juara I Media Competition Universitas Muria Kudus 2012, juara III Penulisan Kreatif Dinas Kehutanan Jawa Tengah 2013, juara harapan lomba foto Divisi Humas Mabes Polri 2014. Berturut-turut juara harapann, juara II dan juara I penulisan jurnalistik Humas Pemprov Jateng 2014-2015.

Karyanya juga meraih beasiswa peliputan dari Serikat Jurnalis Untuk Keberagaman (SEJUK) 2014 tentang diskriminasi pendidikan anak-anak suku Samin di Kudus.

Kemudian dari Sekolah Jurnalisme AJI meraih beasiswa penulisan penyimpangan BKK Pringsurat Temanggung pada 2017. Kini aktif bergiat di AJI Semarang dan terdaftar sebagai anggota Serikat Pekerja Lintas Media (SPLM) Jawa Tengah.

A. Arif, mengawali kegiatan jurnalistik di Surat Kabar Mahasiswa (SKM) Amanat pada 2009. Sempat didapuk sebagai Pemimpin Umum pada periode 2012/2013. Ia lalu bergabung di Harian Tribun Jateng sebagai reporter (2013-2015). Pernah ditugaskan di wilayah Kota Semarang (2013), Balikpapan (Tribun Kaltim, 2014), Purwokerto dan sekitarnya (2015).  Sejak 2016 hingga sekarang, ia menulis untuk beritagar.id. Saat ini aktif di Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Semarang.

Selain menulis, Arif juga seorang kartunis. Karya-karyanya dipamerkan di berbagai negara, seperti China, Filipina, Turki, Korea, Tunisia, Belgia, Jerman, Luksemburg, Norwegia dan Mesir. Pada 2018 ia memenangkan kontes kartun internasional dengan title First Prize pada ajang The 5th KalDer Bursa International Cartoon Contest, Turkey. Ia juga meraih penghargaan Excellent Award kategori mahasiswa pada ajang The 12th International Environmental Protection Cartoon & Illustration Competition, China. Saat ini Arif  didapuk sebagai ketua Gold Pencil Indonesia, sebuah lembaga pengembangan dan kajian kartun yang berbasis di Kota Semarang.

Batasan dan komitmen serat.id

Serat.id secara tegas menolak kerja sama dengan lembaga, person maupun bisnis yang terbukti melakukan pelanggaran hubungan perburuhan, HAM, perempuan, anak dan korupsi.

Pengelola serat.id juga menjalankan aktivitas jurnalistik yang mengacu dengan kode etik jurnalis dan kode prilaku yang diterbitkan Aliansi Jurnalis Independen.

Kerja offline

Selain memproduksi informasi karya jurnalistik, serat.id bersama induk pendirinya AJI Kota Semarang juga menggelar kegiatan offline yang berkaitan penguatan kapasitas internal keanggotaan organisasi profesi.

Dia luar itu serat.id juga membuka kesempatan transformasi ilmu dengan sejumlah pelatihan workshop dengan lembaga lain. Serat.id siap berbagi materi dunia jurnalistik, mulai dasar, khusus, seperti investigasi, pengolahan data, hingga keamanan data berbasis IT dan lain-lain yang saling terkait.