Jumat, Agustus 29, 2025
29.4 C
Semarang

Gus Yusuf : Kebebasan Berpendapat Saat Ini Kebablasan

Ilustrasi kebebasan, pixabay.com

“Sudah banyak orang bebas membully para kyai bahkan pimpinan negara sekalipun dilecehkan tanpa pandang bulu,”

Serat.id – Pengasuh Asrama Perguruan Islam (API) Tegalrejo, Magelang Jawa Tengah, KH M Yusuf Chudlori atau akrab disapa Gus Yusuf, menyatakan saat ini masyarakat  dihadapkan pada era keterbukaan dan kebebasan berpendapat.

Namun ia menyayangkan kebebasan berpendapat itu kebablasan sampai pada membully tanpa berfikir nilai tata krama. “Sudah banyak orang bebas membully para kyai, bahkan pimpinan negara sekalipun dilecehkan tanpa pandang bulu,” kata Gus Yusuf, saat acara Halaqoh Ibu Nyai dan Perempuan Bangsa se-Jawa Tengah, akhir bulan Desember 2018.

Dengan fenomena itu Gus Yusuf  menyerukan jihad politik  untuk membangun kembali nilai budi atau akhlak. “Dan yang bisa menata ini kembali hanya peran ibu yang bisa,” ujar Gus Yusuf menambahkan.

Menurut Gus Yusuf, Pemilu 2019 tidak sekadar memilih sosok calon Presiden. Namun ia mengingatkan tentang menjaga nilai Aqidah Ahlus Sunnah wal Jamaah. Selain itu Gus Yusuf juga berpesan untuk bijak  bersosial media menangkal hoax dan ujaran kebencian.

Sementara itu politikus perempuan, Ida Fauziyah, mengatakan pemilih perempuan pada tahun 2019 lebih banyak dibanding laki-laki. “Sehingga  untuk meningkatan kualitas Pemilu, wajar kalau PKB berharap banyak kepada perempuan,” katanya.

Ia mengingatkan agar perempuan menjadi garrda terdepan mengajak publik menjadi pemilh yang cerdas, menentukan caleg,  calon  Presiden dan  wakil presiden.

“Harapan itu lebih-lebih ditujukan kepada para ibu Nyai yang selama ini memdampingi masyarakat,” katanya. (*)

Hot this week

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Topics

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Robig Divonis 15 Tahun Penjara, LBH Semarang: Polri Harus Memecatnya

Suasana Sidang Robig Zainudin di Pengadilan Negeri Semarang, Jumat,...

Komunitas Sastra di Kendal Kembali Gelar KCA 2025

Beberapa komunitas sastra di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah kembali...

Ini Desakan Koalisi Advokat Progresif Indonesia Terkait RUU KUHAP

Koalisi Advokat Progresif Indonesia (KAPI) menyoroti sejumlah pasal dalam...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img