Jumat, Agustus 29, 2025
30.2 C
Semarang

Petaka Wisata Lebaran Kedung Ombo, Keselamatan Wisata Air Masih Terabaikan

Kurangnya monitoring dan pengawasan menjadi salah satu penyebabnya

Tenggelam
Ilustrasi, pixabay.com

Serat.id – Akademisi Universitas Katolik Soegijapranata Semarang, Djoko Setijowarno menilai insiden terbaliknya perahu di kawasan wisata danau Kedung Ombo desa Kemusu, Kabupaten Boyolali Jawa Tengah, Sabtu 15 Mei 21 sebagai bukti keselamatan  wisata danau masih terabaikan.

Menurut Djoko kurangnya monitoring dan pengawasan menjadi salah satu penyebabnya. “Sungguh tragis, pengelola pariwisata danau atau waduk tidak memperhatikan faktor keselamatan penumpang,” kata Djoko Setijowarno, kepada serat.id Rabu 19 Mei 2021 .

Berita terkait : Petaka Wisata Lebaran Kedung Ombo, Polisi Tetapkan Dua Tersangka

Petaka Wisata Lebaran Kedung Ombo, Pengemudi Perahu Masih Bocah

Petaka Wisata Lebaran di Kedung Ombo, Tim Sar Masih Mencari Dua Korban

Moda transportasi wisata air, termasuk di danau seharunya wajib menggunakan baju penolong atau life jacket bagi penumpang perahu. “Pada kejadian itu belum sepenuhnya ditaati,” kata Djoko menambahkan.

Selain itu ia menilai kurangnya monitoring dan pengawasan menjadi salah satu penyebab petaka yang menimbulkan sembilan orang tenggelam. Padahal, ia menegaskan pariwisata tidak hanya menjadi target PAD, namun perhatian hal keselamatan jangan sampai terabaikan.

Djoko merekomendasikan perlunya penanganan khusus tentang pentingnya mengantisipasi musibah bagi masyarakat sekitar kawasan waduk Kedung Ombo. Di antaranya  pentingnya life jacket yang seharusnya  tersedia bagi warga. Termasuk Surat Ukur, Pas Sungai dan Danau, Sertifikat Garis Muat Kapal, Dokumen Pengawasan Kapal, serata Surat izin berlayar  berkait keberadaan operasi perahu. Keberadaan dokumen tersebut sangat dinanti masyarakat Kedung Ombo untuk operasional keseharian menggunakan perahu.

“Karena  karena masih minim pemahaman keselamatan. Meski tidak pernah ada warga setempat yang tenggelam namun pengadaan baju penolong sangat diperlukan,” kata Djoko menegaskan.

Sedangkan keberadan perahu di Kedung Ombo sangat penting untuk mata pencaharian warga setempat sebaga petambak keramba dan usaha warung apung.

Tercatat sebuah perahu wisata terbalik di waduk kedung ombo kawasan Kemusu Kabupaten Boyolali Jawa Tengah, Sabtu 15 Mei 21 siang tadi.  Akibat kejadian tersebut, 20 penumpangnya tenggelam, 11 orang di antaranya langsung diselamatkan sedangkan 9 penumpang lainnya hilang.

Kejadian sekitar pukul 10.00 WIB perahu wisata dengan 20 Person On Boat (POB) berangkat menuju warung makan apung Dukuh Bulu Desa Wonorejo Kecamatan Kemusu Kabupaten Boyolali. (*)

Hot this week

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Topics

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Robig Divonis 15 Tahun Penjara, LBH Semarang: Polri Harus Memecatnya

Suasana Sidang Robig Zainudin di Pengadilan Negeri Semarang, Jumat,...

Komunitas Sastra di Kendal Kembali Gelar KCA 2025

Beberapa komunitas sastra di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah kembali...

Ini Desakan Koalisi Advokat Progresif Indonesia Terkait RUU KUHAP

Koalisi Advokat Progresif Indonesia (KAPI) menyoroti sejumlah pasal dalam...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img