Jumat, Agustus 29, 2025
29.4 C
Semarang

Tiyok Black: Kartun sebagai Penyegar Hidup

Kartun lucu yang bagus adalah lucu tanpa menyakiti. Karena lucu itu tidak harus merendahkan orang lain.

Tiyok Black, kartunis Semarang berpose bersama karya sketsanya. (dok pribadi)
Tiyok Black, kartunis Semarang berpose bersama karya sketsanya. (dok pribadi)

Serat.id – Tiyok Black merupakan seorang kartunis asli Semarang kelahiran 31 Mei 1973. Ya, Tiyok Black adalah nama panggungnya yang ia dapat dari teman-temannya. Nama aslinya ialah Kustiono.

Saat masih bersekolah di bangku SMP ada seorang guru yang namanya sama dengannya. Sang guru meminta nama depan “kus” untuk Pak Kus dan nama belakang “tiono” untuk memanggil Tiyok saat itu. Dari SMP itulah hingga SMA dan kuliah teman-temannya terus memanggil Kustiono dengan nama Tiyok. Kemudian untuk gelar Black ia dapat saat kuliah.

“Mungkin karena dulu kulit saya hitam dan rupa yang jelek, jadilah panggilan Black itu,” katanya dalam panggilan video Juni 2021 lalu.

Semasa kuliah di Universitas Negeri Semarang atau Unnes, Tiyok mengambil program studi Pendidikan Seni Rupa. Pada saat kuliahnya itu ia menjadi seorang freelance desainer di media garment dan ilustrator di majalah Pena. Tiyok pun pernah menjajal sebagai artistik freelance di hotel Horison.

Tiyok tak pernah usai untuk mencari pengalaman lain. Tiyok pernah pergi ke Jakarta sebagai ilustrator di majalah Ino pada 2004. Di sana ia ikut bersama seorang budayawan bernama Arswendo Atmowiloto. Selanjutnya kurang lebih empat tahun di Jakarta,  Tiyok pindah  ke Penerbitan Aneka Ilmu, lalu Tiga Serangkai sampai tahun 2011. Setelah itu ia hengkang dari perusahaan dan bekerja mandiri sebagai ilustrator lepas, pelukis mural, guru gambar di berbagai sekolah di Semarang, pelatih sanggar, juri, kartunis, dan lain-lain.

Hot this week

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Topics

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Robig Divonis 15 Tahun Penjara, LBH Semarang: Polri Harus Memecatnya

Suasana Sidang Robig Zainudin di Pengadilan Negeri Semarang, Jumat,...

Komunitas Sastra di Kendal Kembali Gelar KCA 2025

Beberapa komunitas sastra di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah kembali...

Ini Desakan Koalisi Advokat Progresif Indonesia Terkait RUU KUHAP

Koalisi Advokat Progresif Indonesia (KAPI) menyoroti sejumlah pasal dalam...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img