Jumat, Agustus 29, 2025
26.7 C
Semarang

Sigaret Kretek Nojorono Kudus Hadir di Pasar Asia

PT Nojorono Tobacco International
B. Arifin Pamudji – Production Director PT Nojorono Tobacco International dalam seremoni potong pita ekspor perdana sigaret kretek, Selasa 13 Juli 2021. (dok PT Nojorono Tobacco International)

Serat.id – PT Nojorono Tobacco International atau Nojorono Kudus untuk kali pertama melakukan ekspor produknya, sigaret kretek pada Selasa 13 Juli 2021. Sigaret kretek satu di antara identitas khas Indonesia dan hanya diproduksi oleh produsen sigaret Indonesia.

President Director PT Nojorono Tobacco International, Stefanus JJ Batihalim mengatakan, kebijakan ekspor diambil melihat potensi pangsa pasar konsumen di mancanegara. Ekspor, kata dia, juga sebagai salah satu upaya menyiasati kenaikan tarif CHT tahun ini yang mencapai angka rata -rata 12,5%.

“Kebijakan strategis tentunya tidak hanya menjadi solusi bisnis bagi perusahaan, namun harus berdampak baik bagi para pekerja,” kata Stefanus dalam keterangan tertulis yang diterima Serat.id.

Ia menyebut, tahun lalu pihaknya berupaya keras menjamin keberlangsungan lapangan kerja dan roda perekonomian dengan melahirkan produk baru di saat banyak perusahaan merumahkan pekerjanya akibat pandemi. Upaya itu dilanjutkan dengan strategi bisnis memperluas jangkauan pasar melalui ekspor.

Itikad ekspor Nojorono Kudus tersebut demi menjawab dorongan pemerintah. Sebagaimana dilansir beberapa media, Menkeu, Sri Mulyani Indrawati mendorong produsen sigaret untuk mulai menggiatkan ekspor produknya.

Managing Director PT Nojorono Tobacco International, Arief Goenadibrata, mengatakan, kenaikan CHT berakibat pada kenaikan harga yang menekan daya beli masyarakat.

“Kami berinisiatif mengambil langkah strategis dengan memperluas jangkauan pasar hingga ke mancanegara yang dinilai memiliki potensi besar,” katanya.

Menurutnya, untuk tahap awal Nojorono Kudus membidik pasar Asia. Khususnya konsumen Indonesia yang tinggal di sana.

“Tidak menutup peluang untuk perluasan ke negara lainnya di masa mendatang,” katanya.

Produk ekspor perdana PT Nojorono Tobacco International jatuh pada kategori Sigaret Kretek Mesin Mild (SKMM); Clas Mild. Produk sigaret LTLN (Low Tar Low Nicotine) unggulan yang diluncurkan perdana pada tahun 2003 ini, sempat menduduki peringkat kedua penjualan terbaik kategori SKMM dalam kurun waktu yang singkat.

Arief menjelaskan, kebijakan ekspor mempertimbangkan prosedur pemilihan dan penggunaan bahan baku terbaik. Keseimbangan kualitas dan cita rasa yang memenuhi standar higienis dan freshness of product, menjadi prioritas.

“Clas Mild merupakan produk sigaret kretek, yang sejak awal diluncurkan memenuhi standar kualitas ekspor. Besar harapan kami, produk ini diterima dengan baik dan dapat memenuhi kebutuhan konsumen Indonesia yang rindu cita rasa khas tanah air”, katanya.

Bea Cukai Kudus mengapresiasi ekspor perdana Nojorono. Kasi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai II Agus Saptari menyebut, ekspor tersebut selain menambah devisa juga menjadi prestasi sejalan dengan program pemerintah dalam Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

“Sebagai institusi pemerintah yang diamanahi tugas dan fungsi di bidang cukai, Bea Cukai Kudus siap menjadi mitra kerja Nojorono. Berkomitmen dan bertekad kuat memberikan layanan prima dan memuaskan, bersih dari korupsi dan segala pungutan, Selamat atas pelaksanaan ekspor perdana untuk Nojorono, harapannya ekspor diperluas untuk negara lainnya,” katanya. (*)

Hot this week

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Topics

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Robig Divonis 15 Tahun Penjara, LBH Semarang: Polri Harus Memecatnya

Suasana Sidang Robig Zainudin di Pengadilan Negeri Semarang, Jumat,...

Komunitas Sastra di Kendal Kembali Gelar KCA 2025

Beberapa komunitas sastra di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah kembali...

Ini Desakan Koalisi Advokat Progresif Indonesia Terkait RUU KUHAP

Koalisi Advokat Progresif Indonesia (KAPI) menyoroti sejumlah pasal dalam...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img