Sabtu, Agustus 30, 2025
27.5 C
Semarang

Pandemi Pengaruhi Penanaman Mangrove di Pantai Muktiharjo

Biasanya paling sedikit bisa menanam 10 ribu bibit, sekarang hanya 5 ribu saja per bulannya

mangrove
Dok serat.id

Serat.id – Pandemi Covid-19 berpengaruh pada berkurangnya penanaman bibit mangrove di kawasan pantai Kota Semarang. Salah satunya di kawasan pantai Muktiharjo Kecamatan Tugu Kota Semarang.

“Sekarang penanaman berkurang. Biasanya paling sedikit bisa menanam 10 ribu bibit, sekarang hanya 5 ribu saja per bulannya,” kata Sururi, warga Mangunharjo RT 01 rw 01, Kecamatan Tugu, Kota  Semarang, kepada Serat.id, Selasa, 27 Juli 2021 kemarin.

Sururi yang berprofesi sebagai petani yang ikut menjaga tanaman mangrove, mengaku pandemi Covid-19  membuat mahasiswa dan instansi yang biasa datang penanaman menurun. Meski Sururi tak lantas menyerah, dia tetap melakukan pembibitan dan penanaman di lahan hutan mangrove seluas 62,83 hektare yang berada di kampungnya itu.

“Selama ini saya mandiri. Bibit saya tanam sendiri. Tidak dapat bantuan dari pemerintah Kota Semarang,” kata Sururi menjelaskan.

Selama ini Sururi mengaku menjual bibit mangrove dari perusahaan. Namun saat pandemi itu permintaanya  berkurang. “Perusahaan itu membeli bibitnya paling sedikit 5 ribu bibit untuk ditananam lagi di kampung ini,” kata Sururi menjelaskan.

Penanaman bibit itu, tentunya tak semudah yang diharapkan. Artinya setiap tahun dari jumlah yang ditanam hanya sekitar 50 persen saja yang mampu bertahan hidup.  “Apa lagi kalau musim angin kencang, bibit-bibit bisa terseret ombak dan hilang, atau ada juga yang mati,” katanya.

Tercatat penanaman mangrove di wilayah pantai Tugu dilakukan sekitar tahun 2007, sebagai upaya menjaga terjangan abrasi.  (*)

Hot this week

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Topics

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Robig Divonis 15 Tahun Penjara, LBH Semarang: Polri Harus Memecatnya

Suasana Sidang Robig Zainudin di Pengadilan Negeri Semarang, Jumat,...

Komunitas Sastra di Kendal Kembali Gelar KCA 2025

Beberapa komunitas sastra di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah kembali...

Ini Desakan Koalisi Advokat Progresif Indonesia Terkait RUU KUHAP

Koalisi Advokat Progresif Indonesia (KAPI) menyoroti sejumlah pasal dalam...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img