Memanfaatkan sumber daya alam langsung, cara pembuatannya mudah

Serat.id – Salah satu mahasiswa Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang, Abdurohman Zakki, berinovasi membuat sabun cuci piring yang berasal dari embung air Gunung Sumbing Wonosobo. Inovasi tersebut dilakukan untuk mendukung program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang sedang dijalani selama Pandemi Covid-19.
“Saya berharap dengan hadirnya inovasi ini, masyarakat akan lebih memaksimalkan potensi sumber daya alam yang ada,” kata Abdurohman Zakki, kepada serat.id, Sabtu, 31 juli 2021.
Inisiatif membuat inovasi sabun cuci piring yang ia lakukan karena masih banyak masyarakat Desa Bowongso, Wonosobo masih minim kesadaran kebersihan, khususnya peralatan rumah tangga.
“Sedangkan sabun cuci piring yang terbuat dari embung air gunung Sumbing saya lakukan dengan cara memanafaatkan air embung dan dicampurkan dengan bahan-bahan dasar kimia,” kata Zakki menambahkan.
Ia menggunakan, texapon 1 kilogram ditambah pewarna tekstil, dan lain bahan lain menghasilkan sabun cuci piring sebanyak 20 liter. Pembuatan sabun efektif dapat memanfaatkan sumber daya alam langsung, sedangkan cara pembuatannya mudah.
“Tinggal campurkan semua bahan, dan ditunggu selama 24 jam, agar benar-benar menjadi sabun yang siap digunakan,” kata Zaki menjelaskan. (*)