Menggunakan baterai berkekuatan 10 amphere 48 volt atau setara 500 watt, dengan daya jangkau sekitar 40 hingga 50 kilometer sekali charge atau pengisian.

Serat.id – Agung Nugraha warga asal Kabupaten Klaten Jawa Tengah mampu menciptakan sepeda listrik yang lebih hemat energi dan mampu mengurangi polusi. Agung sebagai perantau di Kota Bogor menamai sepeda listrik buatanya E-Run.
“Jadi sementara kami masih memproduksinya di Bogor. Kami akan membawa produk ini ke Jawa Tengah biar bisa dipakai untuk masyarakat Jawa Tengah,” kata Agung, pada acara Silaturahmi Gubernur Jateng dengan Paguyuban Jawa Tengah (PJT) Kamis 17 Maret 2022.
Agung memamerkan karyanya berupa Ecobike atau sepeda ramah lingkungan di acara itu. Sepeda itu selama ini diproduksi oleh PT Eran Teknikatama yang dijual sesuai dengan model dan selera konsumen.
Menurut Agung, sepeda ciptaannya menggunakan baterai berkekuatan 10 amphere 48 volt atau setara 500 watt, dengan daya jangkau sekitar 40 hingga 50 kilometer sekali charge atau pengisian. “Jadi nanti ada start charging system-nya, ada charge-nya, atau ada swab battery. Jadi bisa kita memakai swab battery bisa dilepas, dipasang di beberapa station swab batre,” kata Agung menjelaskan.
Sepeda itu dilengkapi tiga percepatan, yakni bisa dikayuh dengan tujuh kecepatan di gir menggunakan pedal, sistemnya di pedal ada dua pilihan mengunakan listrik sebagian atau memakai listrik sepenuhnya.
Ketua PJT Leles Sudarmanto mengatakan telah membawa sejumlah produk karya warga Jawa Tengah seperti sepeda listrik, pengelolaan sampah, perumahan murah, IT UMKM dan lain dalam acara silaturahmi dengan gubernur. “Kata Pak Gubernur, kalau tak riil (produknya) jangan dibawa ke sini,” ujar Leles. (*)