Jumat, Agustus 29, 2025
29.4 C
Semarang

Nilai Tukar Petani Jateng Bulan Februari Lalu Turun

“Subsektor yang mengalami penurunan NTP adalah subsektor peternakan sebesar minus 1,01 persen dan subsektor tanaman pangan sebesar  minus 0,97 persen,”

[Ilustrasi] Potret petani kita. (Serat.id/ Abdul Arif)
[Ilustrasi] Potret petani kita. (Serat.id/ Abdul Arif)

Serat.id – Nilai tukar petani Jawa Tengah pada bulan Februari turun sebesar 102,83 atau turun minus 0,34 persen dibanding bulan sebelumnya sebesar 103,18. Penurunan NTP disebabkan indek yang diterima petani (It) sebesar minus 0,15 persen lebih lambat dibanding kenaikan Indeks Harga yang Dibayar petani (Ib) sebesar 0,19 persen.

“Subsektor yang mengalami penurunan NTP adalah subsektor peternakan sebesar minus 1,01 persen dan subsektor tanaman pangan sebesar  minus 0,97 persen,” kata Kepala BPS Provinsi Jateng Adhi Wiriana, dikutip dari laman ateng.bps.go.id, Jum’at 1 April 2022

Adhi menyebut subsektor yang mengalami kenaikan NTP adalah subsektor hortikultura sebesar 2,26 persen; subsektor tanaman. perkebunan Rakyat sebesar 0,37 persen; dan subsektor perikanan sebesar 0,15 persen.

“Pada Februari 2022, komoditas pertanian yang mengalami penurunan harga antara lain  gabah, jagung, wortel, brokoli, buncis, bawang daun, telur ayam ras, ayam ras pedaging, tawes tawar, kerang laut, barakuda, dan pari,” kata Adhi menjelaskan.

Sedangkan komoditas yang mengalami  kenaikan harga antara lain ketela rambat, kacang kedelai, cabai merah, bawang merah, tomat, ketimun, teh, lada, telur bebek, kakap, tawes, dan layur beladang.

Pada Februari 2022, Indeks Konsumsi Rumah Tangga Perdesaan Jawa Tengah  mengalami inflasi sebesar 0,01 persen. Hal ini disebabkan oleh kenaikan pada indeks sub  kelompok pengeluaran pakaian dan alas kaki sebesar 0,31 persen. sedangkan perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,24 persen.

“Perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,40 persen; kesehatan sebesar 0,28 persen; transportasi sebesar 0,17 persen; rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,21 persen,” kata Adhi menambahkan.

Termasuk penyediaan makanan dan minuman restoran sebesar 0,23 persen; dan perawatan pribadi  dan jasa lainnya sebesar 0,45 persen. sedangkan subkelompok yang mengalami deflasi  yaitu sub kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar -0,15 persen dan  informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar -0,07 persen.

Adhi menyebut subsektor yang mengalami kenaikan NTP adalah subsektor hortikultura sebesar 2,26 persen; subsektor tanaman. perkebunan Rakyat sebesar 0,37 persen; dan subsektor perikanan sebesar 0,15 persen.

“Pada Februari 2022, komoditas pertanian yang mengalami penurunan harga antara lain  gabah, jagung, wortel, brokoli, buncis, bawang daun, telur ayam ras, ayam ras pedaging, tawes tawar, kerang laut, barakuda, dan pari,” kata Adhi menjelaskan.

Sedangkan komoditas yang mengalami  kenaikan harga antara lain ketela rambat, kacang kedelai, cabai merah, bawang merah, tomat, ketimun, teh, lada, telur bebek, kakap, tawes, dan layur beladang.

Pada Februari 2022, Indeks Konsumsi Rumah Tangga Perdesaan Jawa Tengah  mengalami inflasi sebesar 0,01 persen. Hal ini disebabkan oleh kenaikan pada indeks sub  kelompok pengeluaran pakaian dan alas kaki sebesar 0,31 persen. sedangkan perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,24 persen.

“Perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,40 persen; kesehatan sebesar 0,28 persen; transportasi sebesar 0,17 persen; rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,21 persen,” kata Adhi menambahkan.

Termasuk penyediaan makanan dan minuman restoran sebesar 0,23 persen; dan perawatan pribadi  dan jasa lainnya sebesar 0,45 persen. sedangkan subkelompok yang mengalami deflasi  yaitu sub kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar -0,15 persen dan  informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar -0,07 persen.

Sedangkan pendidikan  tidak mengalami perubahan indeks. Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) Jawa Tengah Februari 2022 tercatat sebesar 101,79  atau turun sebesar minus 0,73 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya sebesar 102,54. (*)

Serat.id – Nilai tukar petani Jawa Tengah pada bulan Februari turun sebesar 102,83 atau turun minus 0,34 persen dibanding bulan sebelumnya sebesar 103,18. Penurunan NTP disebabkan indek yang diterima petani (It) sebesar minus 0,15 persen lebih lambat dibanding kenaikan Indeks Harga yang Dibayar petani (Ib) sebesar 0,19 persen.

“Subsektor yang mengalami penurunan NTP adalah subsektor peternakan sebesar minus 1,01

persen dan subsektor tanaman pangan sebesar  minus 0,97 persen,” kata Kepala BPS Provinsi Jateng Adhi Wiriana, dikutip dari laman ateng.bps.go.id, Jum’at 1 April 2022

Adhi menyebut subsektor yang mengalami kenaikan NTP adalah subsektor hortikultura sebesar 2,26 persen; subsektor tanaman. perkebunan Rakyat sebesar 0,37 persen; dan subsektor perikanan sebesar 0,15 persen.

“Pada Februari 2022, komoditas pertanian yang mengalami penurunan harga antara lain  gabah, jagung, wortel, brokoli, buncis, bawang daun, telur ayam ras, ayam ras pedaging, tawes tawar, kerang laut, barakuda, dan pari,” kata Adhi menjelaskan.

Sedangkan komoditas yang mengalami  kenaikan harga antara lain ketela rambat, kacang kedelai, cabai merah, bawang merah, tomat, ketimun, teh, lada, telur bebek, kakap, tawes, dan layur beladang.

Pada Februari 2022, Indeks Konsumsi Rumah Tangga Perdesaan Jawa Tengah  mengalami inflasi sebesar 0,01 persen. Hal ini disebabkan oleh kenaikan pada indeks sub  kelompok pengeluaran pakaian dan alas kaki sebesar 0,31 persen. sedangkan perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,24 persen.

“Perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,40 persen; kesehatan sebesar 0,28 persen; transportasi sebesar 0,17 persen; rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,21 persen,” kata Adhi menambahkan.

Termasuk penyediaan makanan dan minuman restoran sebesar 0,23 persen; dan perawatan pribadi  dan jasa lainnya sebesar 0,45 persen. sedangkan subkelompok yang mengalami deflasi  yaitu sub kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar -0,15 persen dan  informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar -0,07 persen.

Sedangkan pendidikan  tidak mengalami perubahan indeks. Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) Jawa Tengah Februari 2022 tercatat sebesar 101,79  atau turun sebesar minus 0,73 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya sebesar 102,54. (*)

Hot this week

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Topics

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Robig Divonis 15 Tahun Penjara, LBH Semarang: Polri Harus Memecatnya

Suasana Sidang Robig Zainudin di Pengadilan Negeri Semarang, Jumat,...

Komunitas Sastra di Kendal Kembali Gelar KCA 2025

Beberapa komunitas sastra di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah kembali...

Ini Desakan Koalisi Advokat Progresif Indonesia Terkait RUU KUHAP

Koalisi Advokat Progresif Indonesia (KAPI) menyoroti sejumlah pasal dalam...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img