Jumat, Agustus 29, 2025
28.2 C
Semarang

Seniman Temanggung Gelar Doa Bersama Terkait Klaim Reog Oleh Malaysia

Mendesak agar Kementerian Pendidikan, Kebudayaan dan Ristek Republik Indonesia untuk terus mengawal, agar Reog Ponorogo dapat diakui dunia internasional melalui UNESCO sebagai warisan budaya tak benda milik Republik Indonesia.

Reog
Ilustrasi pixabay.com

Serat.id –Rencana klaim seni Reog oleh Malaysia menuai aksi protes seniman di Kabupaten Temanggung. Tercatat ada ratusan seniman dari 15 kelompok Reog Ponorogo asal Kabupaten Temanggung, menggelar doa bersama dan aksi tolak klaim Reog Ponorogo oleh Malaysia

“Kami gelar doa bersama di halaman gedung temanggung TV, Sabtu malam,” kata salah satu seniman Temanggung, Sutopo, dikutip dari laman jatengprov.go.id, Senin 18 April 2022.

Sutopo menyebut doa sebagai protes klaim produk seni itu dimulai pukul 20.00 WIB  dengan pawai obor oleh para seniman reog. Mereka juga membawa tumpeng dan ingkung, kemudian mengelar doa bersama. “Agar seluruh seni budaya milik bangsa Indonesia, khususnya Reog Ponorogo, tetap lestari dan terus berkembang di tengah masyarakat.”kata Sutopo menambahkan.

Tak hanya itu seniman reog asal Kabupaten Temanggung juga berorasi menolak secara tegas klaim Malaysia atas Reog Ponorogo. Mereka mendesak agar Kementerian Pendidikan, Kebudayaan dan Ristek Republik Indonesia untuk terus mengawal, agar Reog Ponorogo dapat diakui dunia internasional melalui UNESCO sebagai warisan budaya tak benda milik Republik Indonesia.

“Ini bentuk keprihatinan dan penolakan atas sikap negeri Jiran Malaysia yang dikabarkan secara sepihak akan mengklaim Reog Ponorogo sebagai milik mereka. Padahal jelas-jelas Reog Ponorogo adalah warisan budaya nasional, asal Ponorogo, Jawa Timur,” kata Sutopo menegaskan.

Para seniman meminta Kemendikbud dan Ristek RI terus mengawal status Reog Ponorogo, agar diakui dunia internasional. Mereka juga berharap, kejadian klaim sepihak seni budaya asli dan milik bangsa Indonesia oleh negara lain tidak terulang lagi. Pemerintah harus melakukan upaya nyata melindungi seni budaya asal negeri ini.

Salah satu seniman Reog Ponorogo asal Nglamuk, Kecamatan Tlogomulyo, Temanggung, Reza Pangestu, mengaku kecewa dan marah atas isu yang beredar itu. Menurut dia, sejak kecil dirinya mengetahui Reog Ponorogo merupakan budaya asli bangsa, dan telah menjadi budaya kebanggaan Bangsa Indonesia.

“Reog telah berkembang di seluruh wilayah di Indonesia, termasuk Temanggung, namun sejarah mencatat, bahwa reog adalah asli Ponorogo, Jawa Timur, bukan dari daerah lain atau bangsa lain,” kata Reza. (*)

Hot this week

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Topics

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Robig Divonis 15 Tahun Penjara, LBH Semarang: Polri Harus Memecatnya

Suasana Sidang Robig Zainudin di Pengadilan Negeri Semarang, Jumat,...

Komunitas Sastra di Kendal Kembali Gelar KCA 2025

Beberapa komunitas sastra di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah kembali...

Ini Desakan Koalisi Advokat Progresif Indonesia Terkait RUU KUHAP

Koalisi Advokat Progresif Indonesia (KAPI) menyoroti sejumlah pasal dalam...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img