Jumat, Agustus 29, 2025
27.1 C
Semarang

Mudik Lebaran 2022,  Perhatikan Kondisi Anak-Anak Saat Perjalanan

“Anak-anak yang ikut mudik bersama orang tuanya perlu mendapat perhatian khusus karena mereka rentan terpapar penyakit atau keletihan,”

Hari Anak 2018
Anak-anak berfoto dengan sosok roboh dalam film Transformer dalam rangka Hari Anak 2018, di Stasiun Tawang, Kota Semarang, Senin, 23 Juli 2018. (Foto serat.id)

Serat.id –  Pemerintah diminta memperhatikan kondisi pemudik anak-anak dalam perjalanan mudik  Idulfitri tahun tahun 2022.  Tercatat dari 85,5 juta calon pemudik, di antaranya terdapat anak-anak yang perlu mendapat perhatian khusus.

“Anak-anak yang ikut mudik bersama orang tuanya perlu mendapat perhatian khusus karena mereka rentan terpapar penyakit atau keletihan,” kata Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher, dikutip dari laman dpr.go.id, Kamis, 28 April 2022

Netty mengatakan agar pemerintah memastikan adanya tempat istirahat dan klinik kesehatan untuk kondisi darurat setiap terminal, stasiun,  bandara maupun rest area yang disinggahi  banyak pemudik. “Agar tersedia tempat istirahat dan klinik kesehatan untuk kondisi darurat,” kata Netty menambahkan.

Berdasarkan survey Kementerian Perhubungan menyebutkan akan ada sekitar 23 juta mobil dan 17 juta sepeda motor yang akan digunakan.  Netty juga minta para pemudik agar menyiapkan perbekalan yang memadai untuk kebutuhan anak-anak. Khusus pemudik dengan kendaraan roda dua, Netty meminta  agar berhati-hati membawa anak-anak.

“Cuaca, polusi udara dan kemacetan  jalan tentu tidak cocok untuk anak-anak dibawa berkendara  dengan motor. Sebaiknya jangan membawa anak mudik dengan motor. Apalagi didudukkan di depan. Itu sangat berbahaya,” kata Netty menjelaskan.

Terkait protokol kesehatan, Netty meminta pemerintah melakukan pengetatan pengawasan pada para pemudik. Harus memastikan protokol kesehatan dijalankan secara disipilin termasuk mengawasi sejumlah tempat yang menjadi titik istirahat atau berhenti para pemudik seperti di rest area, tempat makan, fasilitas publik dan sebagainya.

“Jangan sampai mudik tahun ini jadi titik balik peningkatan kasus Covid-19 di tanah air,” kata Netty menegaskan. (*)

Hot this week

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Topics

Jurnalis MNC Terluka Usai Meliput Aksi di Grobogan, AJI Semarang: Polda Jateng Harus Usut Tuntas Kasus Ini

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras aksi pembacokan...

Robig Penembak Mati Gamma Resmi Dipecat

Illustrasi sidang Robig Zainudin di Mapolda Jawa Tengah pada...

Lima Mahasiswa Aksi Hari Buruh Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Negeri Semarang

Kelima mahasiswa saat sedang menjalani sidang perdana di Pengadilan...

Puluhan Warga Pati Terluka, Sebagian Terkena Selongsong Peluru

Massa aksi saat melakukan protes kenaikan PBB sebesar 250...

Saparan di Kopeng, Tradisi Ucap Syukur Kepada Alam

Festival Budaya Kulon Kayon di dusun Sleker, Desa Kopeng,...

Robig Divonis 15 Tahun Penjara, LBH Semarang: Polri Harus Memecatnya

Suasana Sidang Robig Zainudin di Pengadilan Negeri Semarang, Jumat,...

Komunitas Sastra di Kendal Kembali Gelar KCA 2025

Beberapa komunitas sastra di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah kembali...

Ini Desakan Koalisi Advokat Progresif Indonesia Terkait RUU KUHAP

Koalisi Advokat Progresif Indonesia (KAPI) menyoroti sejumlah pasal dalam...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img